ALNERA

ALNERA

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"karena gw cemburu ngeliat lo lebih deket sama orang lain" netania mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya. "jadi,lo cemburu?gw nggak tw,maaf"alder membalas pengungkapan netania sambil tersenyum,karena ia baru tahu bahwa orang segalak netania bisa memiliki rasa cemburu. "yaudah kalo gitu gw minta maaf atas kejadian hari ini" ucap alder selanjutnya karena tak kunjung mendapat balasan dari netania. "iya,udah gw maafin kok..dan satu lagi yang harus lo inget der,milik gw akan tetap menjadi milik gw dan nggak akan terbagi" balas netania dengan penuh penegasan karena ia tidak ingin orang yang ia sayang menjadi milik orang lain. alder terdiam dan berfikir sejenak saat membaca balasan chat dari netania.. "hmmm iya netania yang cantik,gw tau apa yang lo rasain dan gw janji gw nggak akan ninggalin lo,maafin gw"balas alder lagi dengan penuh pemahaman. " oke,kalo gitu mulai besok lo duduk sama gw dan jauhin aura, karena kalo lo duduk sama dia terus ya you know lah apa yang akan terjadi"balas netania dengan hati yang penuh dengan emosi. bagaimana alder bisa pindah duduk dan menjauhi aura,sedangkan aura sudah menganggap alder sebagai seseorang yang sudah mewarnai harinya,tapi di sisi lain alder bingung karena netania juga berarti dalam hidupnya.
All Rights Reserved
#188
arka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • Arsyilazka
  • BULAN [END]
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Melody Arthadiesa
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • Aranathan
  • Maaf' (Revisi)
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines