Di antara Mereka

Di antara Mereka

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 13, 2019
Seorang wanita cantik memiliki berbagai sifat Dan tiga peria most the wanted yang ada di sekolah Dirhandayu ................ Arina sedang duduk di kursi ruang tamu sambil meminum teh dia sedang menggu sang suami , Tak lama kemudian ,terdengar suara mobil masuk pekarangan "Assalamualaikum " kata sang suami "Walaikumsalam" kata arina sambil menghampir sang suami lalu mencium tangan sang suami dan mengambil peralatan nya "Ayah ayah ayah "kata dua anak , sambil menjulurkan tangan nya. Suami nya pun mengambil sang anak lalu berjalan ke meja makan. Di sisi lain arina melihat itu hanya bisa tersenyum Dia ingat betul perjuangan sang suami mendapatkanya , berbagai rintangan , dia lalui dengan suami nya , dan akhirnya dia sudah berada di titik ini. Sang suami pun berbalik dan mengakatr alisnya, saat melihat istrinya diam tersenyum sambil menatapnya. Akhirnya sang suami pun menghampiri sang istri " kenapa bunda , lagi inget masa yang dulu ya, masa dimana ayah sangat ganteng banget"kata sang suami sambil berbisik. Arina menegang dan tersenyum , mengerikan " Gak" Kata arina. . . . Gimana ya ?? Jadinya Dan siapa kah sang cowo ??? Penasaran ??? Lihat Tunggu saja
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Kepingan Dirham
  • MY FAVORITE GIRL (being written)
  • BALANCE (Lengkap)
  • Rannia√
  • East sky first love
  • DASA (END)
  • syanin

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines