Tomboy And Badboy

Tomboy And Badboy

  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 15, 2019
Tomboy?? Yah itu yang bisa dideskripsikan orang-orang dari seorang Clara fransisca aditama .Satu-satunya cewek di team basket SMA Nusa Bangsa. Bad boy?? Yah itu yang bisa dideskripsikan orang-orang dari seorang Verrel adijaya. Dia adalah seorang putra dari pemilik SMA Nusa Bangsa. Dia memiliki sikap yang dingin dan cuek ke semua perempuan yang mendekatinya. Namun apakah kedua orang ini dapat bertemu dan menjadi sepasang kekasih. Jika benar mereka akan menjadi sepasang kekasih seperti apayah??? Don't forget to vomment guys😊
All Rights Reserved
#730
tomboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRIPLETS J [ ON GOING ]
  • 180° [END]
  • AKSARA
  • Aureus Or Rere (Figuran PPB) TAHAP REVISI
  • Andhika's Girlfriend [Completed]
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • Transmigrasi Aline
  • PERJODOHAN | CAVNYA (END)
  • Masuk Kedalam Komik BL [END]

[ JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW TERLEBIH DAHULU, SEBELUM MEMBACA YA! ] SEQUEL - IBU ANTAGONIS Dina Gantari, seorang model dan istri dari CEO perusahaan ternama. Lahir dari keluarga sederhana membuatnya tidak pernah berpikir akan jalan hidupnya sekarang. Mengulang masa lalu yang begitu menyakitkan agar keluarga menjadi bahagia mampu membawanya merasakan kehamilan untuk yang kedua kalinya. Namun, kelahiran yang kedua itu tidak hanya dititipkan satu malaikat kecil, melainkan ada tiga malaikat kecil dengan dua anak laki-laki dan satu anak perempuan Mereka adalah tiga kembar yang tidak bisa diam dan ada saja tingkah yang selalu membuat orang disekitarnya menggeleng heran. Junaidi Arkawijaya, Jainudi Arkawijaya, dan Jovita Arkawijaya. Kisah mereka layak untuk diketahui oleh orang-orang disekitaran mereka. "Hidup tenang? Apa itu? Akan aku bakar dunia ini!" - Jovita Arkawijaya. "No comment, saya hidup untuk keluarga." - Junaidi Arkawijaya. "Kita hidup damai dalam keluarga, yang bukan keluarga ajak ribut saja." - Jainudi Arkawijaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines