Story cover for Rasa dan Senja by Suduthalusi_
Rasa dan Senja
  • WpView
    LECTURES 286
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 7
  • WpView
    LECTURES 286
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 7
En cours d'écriture, Publié initialement août 09, 2019
Cerita fiksi yang mengisahkan tentang pertemanan perempuan dan laki - laki, bukan teman dekat, melainkan keduanya sudah lama saling kenal. Tahun ke tahun perubahan mulai muncul diantara keduanya. Perubahan apakah itu? Apakah perubahan dalam kebaikan, ataukah keburukan? Apakah ada kisah cinta diantara keduanya? Nantikan saja kisahnya di 'Rasa dan Senja' .
.
**Untuk cerita, Update seminggu 3x yaaa kawan kawan..
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Rasa dan Senja à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#380islamic
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Don't call it love!, écrit par ArmayaA
29 chapitres Terminé
Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"
Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku, écrit par smfa_wiv
46 chapitres Terminé
Ini sequel dari cerita satunya lagi 'Saya Mencintaimu Karena Allah' Kalau ada yang mau baca sequel satunya monggo~ --- Menikah bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Termasuk sosok pria yang telah matang sejak lama masih single alias status jomblo yang selalu dia elak ketika di sindir. Telah lama sendiri membuatnya nyaman dengan apa yang dia miliki sekarang. Segala ekonomi, garis keturunan, dan tampang yang tidak main-main, bisa saja dia memikat banyak wanita tapi... semuanya akan sia-sia karena seluruh cintanya telah di tanamkan pada sosok perempuan yang kini telah memiliki anak yang selalu dia jaga dan dia rawat. Namun bukannya di rawat dengan baik justru dia lah yang menjadi korban segala kejahilan dan tingkah anak itu yang kadang membuatnya bisa tersenyum dan tertawa lepas di balik seluruh tekanan sang Mama berikan. "Uncle!" "Iya Ra. Ada apa, hm?" 🌹 Bagaimana dengan kelanjutan kisah sang Uncle dan keponakan nakalnya yang menjadi mood booster nya? Apakah pada akhirnya Uncle itu bisa menikah dengan pilihannya sendiri? Ikuti perjalanannya dalam cerita Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku Publish: 1 Juli 2024 - Publish ulang: 25 Desember 2024 End: - --- Rank: #1 Ilmu agama [02-01-25] #1 Ashraf [02-01-25] #1 Sinclair [02-01-25] #1 Bucin halal [02-01-25] #2 Suami tampan [02-01-25] #2 Spiritual romance [02-01-25] #3 Pasangan islami [02-01-25] #3 Agama islam [02-01-25] #3 Suami idaman [02-01-25] •~•~•~• CERITA INI MURNI HASIL KHAYALAN SAYA SENDIRI HAK CIPTA DILINDUNGI OLEH ALLAH SWT. JIKA ADA PLAGIAT MAKA AKAN DIPERTANGGUNGJAWABKAN DI AKHIRAT KELAK!!! Ig: @sanyalwira
OPACRAPHILE [End], écrit par Diahsulia
55 chapitres Terminé
𝘉𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘫𝘰𝘥𝘰𝘩 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘵𝘢𝘴𝘣𝘪𝘩? 𝘋𝘪 𝘣𝘢𝘸𝘢𝘩 𝘯𝘢𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘯𝘫𝘢? 𝘒𝘢𝘪𝘳𝘰 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘶𝘯𝘪𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘈𝘭-𝘢𝘻𝘩𝘢𝘳. 𝘛𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘈𝘭-𝘢𝘻𝘩𝘢𝘳 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘶𝘱𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘸𝘪𝘴𝘢𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘵. 𝘕𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘫𝘶𝘴𝘵𝘳𝘶 𝘚𝘺𝘢𝘧𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘦𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘯𝘺𝘢 𝘩𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘦𝘯𝘢 𝘻𝘪𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘵𝘢. "𝘔𝘢𝘢𝘧 𝘯𝘰𝘯𝘢, 𝘵𝘢𝘴𝘣𝘪𝘩 𝘮𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘵𝘢𝘥𝘪." "𝘭𝘦𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘪𝘯𝘪?" "𝘍𝘢𝘣𝘣𝘪𝘢𝘺𝘺𝘪𝘢𝘭𝘢𝘢 𝘪𝘳𝘰𝘣𝘣𝘪𝘬𝘶𝘮𝘢 𝘵𝘶𝘬𝘢𝘥𝘻𝘪𝘣𝘢𝘯." 𝘭𝘪𝘳𝘪𝘩 𝘭𝘦𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵 𝘥𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢. *. : 。✿ * ゚ * .: 。 ✿ * ゚ * . : 。 ✿ ***. : 。✿ * ゚* . "𝘉𝘶𝘬𝘢𝘯𝘬𝘢𝘩 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘰𝘯 𝘮𝘶𝘴𝘭𝘪𝘮, 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪?" 𝘛𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘚𝘺𝘢𝘧𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘩𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘳𝘶𝘵. "𝘚𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘮𝘢𝘵 𝘴𝘺𝘢𝘩𝘢𝘥𝘢𝘵."
Calon Imam √ || End, écrit par Ernsr_
28 chapitres Terminé
ROMANCE-COMEDY [Cerita lengkap] ⚠Awas baper! follow accountnya sebelum membaca SPIN OFF WITH YOU UNTIL JANNAH Sabila Amanda, didesak terus oleh bundanya untuk cepat menikah di saat dirinya baru saja merasakan bagaimana sakitnya dikhianati oleh seorang laki-laki. Bundanya sosok lemah lembut dan anggun berubah menjadi sosok yang cerewet hanya karena GENGSI anaknya di usia yang sudah matang belum juga menikah. Bahkan sudah memilihkan calon yang baik menurut dirinya untuk Amanda. Mau tidak mau Amanda harus menemui laki-laki yang dijodohkan dengan dirinya. Pertemuan pertama Amanda dengan Altas--laki-laki yang akan dijodohkan dengan dirinya sampai pertemuan-pertemuan berikutnya mereka yang tidak pernah akur, selalu saja ribut adu mulut. Namun seiring berjalannya waktu kebersamaan benih-benih cinta tumbuh dalam hati keduanya. Hanya bisa memendam rasa, sebab keduanya sama-sama gengsi jika harus mengungkapkan rasa cinta duluan. Hingga Altas melakukan satu cara. Cara yang sangat bodoh untuk mengetahui bagaimana perasaan Amanda padanya. Tanpa disengaja cara itu seakan membuka kembali rasa sakit hati Amanda di masa lalu, dan satu kata yang cukup Amanda katakan bagaimana mengungkapkam rasa kecewanya pada Altas. "Kita akhiri semuanya sampai di sini! Penasaran dengan kisah kelanjutannya? Mari baca. ** Bacaan untuk senang-senang aja. Ringan konflik. Yang berkenan yuk mari baca:v wkwk NB: Sebelumnya kisah cinta Amanda sudah sedikit diceritakan di cerita With You Until Jannah. Ini kisah Amanda perempuan di masa lalu Rafan. Cerita ini akan berdiri sendiri, tidak perlu membaca With You Until Jannah untuk membacanya, begitu pun sebaliknya. Tetapi, jika penasaran akan sakit hati Amanda karena masa lalu, boleh baca di With You Until Jannah. 📌NO PLAGIAT-PLAGIAT! DON'T COPY MY STORY 15 Januari 2021 - 06 Maret 2021 @Ernsr_ Cover foto by : Pinterest
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Don't call it love! cover
Risalah Kasih cover
What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️ cover
Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku cover
The Game cover
OPACRAPHILE [End] cover
Bidadari Salju [REVISI] cover
Calon Imam √ || End cover
Ditakdirkan Bersama (End)✓ cover
Zauji Zaujati [On Going] cover

Don't call it love!

29 chapitres Terminé

Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"