Diary Keluarga Wilson: Mengenal Kita

Diary Keluarga Wilson: Mengenal Kita

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 24, 2021
Diary Keluarga Wilson adalah sebuah buku harian yang berisi curahan hari ayah (Alvin), bunda (Andien), Kakak (Koni), dan Adik (Kenzie). Sebagai sebuah keluarga, tidak selamanya mereka selalu bertemu. Ada kalanya salah satu di antara mereka harus tinggal sendiri tanpa ada seorang pun untuk berbagi cerita. Ketika tak ada sepasang telinga tuk mendengar, masih ada selembar kertas tuk menulis. Seri 'Mengenal Kita' merupakan kumpulan catatan Keluarga Wilson yang berkisah mengenai pengalaman mereka dalam menemukan diri mereka sendiri. Perjalanan menemukan jati diri merupakan perjalanan panjang yang akan terus berlanjut selama kita hidup. Semakin dalam kita menjelajahi diri kita, semakin bijak kita dalam bertindak. Tak hanya mutiara dan berlian, terkadang kita juga menemukan batu kali dan batu bara.
All Rights Reserved
#437
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Price of Obedience (END)
  • As We Are
  • Kepingan Dirham
  • Keseharian di Keluarga Gang
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • Noda dalam Cinta
  • Dear ABANG
  • Always Love [END]

Di tengah kemegahan keluarga Wellesley, nama Luna Wellesley nyaris tenggelam hanya karena satu hal-ia terlahir sebagai perempuan. Pewaris sah Wellesley Dominion Bank itu dipandang sebelah mata, hingga ia memilih untuk membungkam dunia dengan kekuasaan yang dibangunnya sendiri. Namun, kekuasaan selalu datang bersama bayang-bayang-dan bagi Luna, bayangan itu adalah adiknya sendiri, Alexander Wellesley, yang tak segan melawan darah daging demi posisi yang ia rasa lebih layak disandangnya. Di tengah perebutan, muncullah Liam Knox-budak yang diwariskan, namun dengan mata kelabu yang hanya tahu satu hal: tunduk pada Luna. Tatapannya datar, tapi setiap langkahnya adalah penyerahan diri. Ini bukan kisah cinta. Ini tentang siapa yang mengendalikan, siapa yang bertahan, dan siapa yang akan hancur dalam obsesi yang tak pernah mengenal batas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines