Tuhan..
Kukira semua akan terus seperti ini,seperti harapanku 11 tahun yang lalu.
Semua ini,semu.
Aku egois.
Rasa sakit itu kian menjalar ketika kamu membagi tawa dengannya.
Tawa yang sama ketika Aku dan Kamu bemain bersama di telaga 11 tahun yang lalu.
Dan aku ingin kamu tahu,betapa tidak inginnya aku mengukir perasaan untukmu.
Betapa bodohnya aku menyakiti perasaanmu saat itu.
Mungkin Tuhan sedang menghukumku.
Maaf.
Cinta memang menyakitkan,bukan?
Dan kata itu memang terbukti sampai saat ini.
Aku bahagia,ketika kamu bahagia.
Biarkan Tuhan menghukumku,ya?
Tapi......
"Percayalah,cinta untukmu sampai ku menutup mata"