We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Penjaga Hati

Penjaga Hati

  • WpView
    Reads 3,777
  • WpVote
    Votes 342
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
Azalia Zahra. Katakanlah ia nekat. Telah menolak banyak lamaran laki-laki baik, karena menunggu lamaran Farhan Ali. Padahal, sejak lulus SMA. Farhan sudah hilang kabar. Sejak mengetahui kabar, bahwa Farhan telah mempunyai calon istri. Akhirnya, Zahra menerima pilihan Ayahnya. Semua ia lakukan untuk Ayahnya. Sebuah kecelakaan, telah menguak kebenaran. Dan membuat Zahra, memilih nasihat daripada permintaan Ayahnya. Zahra menghilang, karena kebenaran yang ia teguhkan.... Tidak. Ia tidak akan kembali...
All Rights Reserved
#3
menunggukepastian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketulusan Hati
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Takdir untuk Zura[on going]
  • Janjimu Sudah Selesai Ya Zaujati. [TAMAT]
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • PILIHAN ZAHRA
  • GARIS WAKTU [COMPLETED] √

Zahra, gadis tertutup yang sangat mencintai Allah. Jatuh hati pada seorang lelaki bernama Ghufran yang justru juga disukai oleh sahabatnya. Namun siapa yang tau takdir, perjodohan mengantarkannya pada seseorang yang ia cintai. Dengan sepenuh hati Zahra menerima perjodohan itu, namun karena sebuah perasaan tak menentu membuat Zahra ingin Ghufran menikahi sahabatnya yang juga menyukai Ghufran. Apa yang harus dilakukan Ghufran? Dan ketika rumah tangga mereka sedang renggang, seseorang dari masa lalu Zahra datang dengan membawa sejuta niat untuk mengajak Zahra ke jenjang pernikahan. Siapa seseorang itu? Dan apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Ghufran diam-diam mencintai Zahra atau memilih melepaskan Zahra ke lelaki itu? Follow Terlebih Dahulu copyright© by Agathajscz

More details
WpActionLinkContent Guidelines