We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
E X P I A T E

E X P I A T E

  • WpView
    Reads 1,183
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 27, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dosa adalah sesuatu yang harus dibayar entah bagaimana pun caranya. Bahkan nyawa masih belum cukup menjadi harga bayarannya. Jika kau diberi kesempatan untuk kembali dan membatalkan dosa itu? Bukankah harusnya kau bersyukur?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kiss of The Damned [TERBIT]
  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]
  • The Most Beautiful Pain
  •       Tαkdlr Yαng Mengαtαkαn (canfan)
  • Hukum Ketertarikan Cinta
  • Psikopat Digital? [End]
  • Summer Sunshine
  • The Immortal Apprentice
  • Don't Be Angry
  • My Sun || On Going

Dosa tidak mati. Ia hanya beranak pinak dalam darah keturunan. Lilith tidak pernah meminta dilahirkan dengan darah yang menggoda para penghuni kegelapan. Di dunia yang dibangun di atas luka lama, pengkhianatan, dan nafsu yang dibungkus elegansi, Lilith mulai kehilangan arah. Antara rasa takut yang mengekang dan hasrat yang tumbuh perlahan. Namun, cinta di dunia para abadi bukanlah kisah yang indah. Ia adalah ujian. Ia adalah pertaruhan. Dan Lucian ... bukanlah pahlawan dalam dongeng siapa pun. Saat batas antara kutukan dan cinta semakin kabur, Lilith harus memilih, tetap menjadi buronan dalam takdirnya sendiri, atau menerima ciuman dari kegelapan, dan tak pernah kembali lagi. Karena terkadang, kutukan terindah adalah saat jiwamu disentuh oleh monster yang tahu bagaimana mencintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines