Sebuah Harapan

Sebuah Harapan

  • WpView
    Membaca 333
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Agt 12, 2019
Wanita Pendosa yng menginginkan jodoh yang sempurna. Wanita yang sedang memperbaiki diri di jalan Allah. Dia menginginkan harapannya segera terwujud. Dia adalah zahra. Sosok wanita yng tangguh, Pekerja keras,
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#487
mengagumi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • tentang sebuah rasa
  • Kekasih idaman (TELAH TERBIT)
  • Niatku Karena Dia
  • KEKASIH HATI
  • Lembaran Cerita Cinta REYYA : REYHAN-ALYSSA
  • Goresan Takdir
  • Bunga Tulip Gus Arkan | TERBIT
  • Para Pemilik Nama
  • Murasyahul Imamiy
  • Ketika Cinta Mulai Menyapa

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan