In Every Heartache

In Every Heartache

  • WpView
    LECTURES 21,495
  • WpVote
    Votes 2,712
  • WpPart
    Chapitres 52
WpMetadataReadTerminé sam., janv. 9, 2021
Sekuel dari Cinderella's Sister ... "Setelah semua yang terjadi, aku hanya kembali pada luka." ----- Anna kembali pada usia 14, memutuskan membangun ulang kehidupannya yang hilang. Seharusnya itu mudah. Apalagi ditambah dengan bantuan teman dan keluarga, terutama ibunya. Namun, dia sungguh tak paham mengapa dia sering tiba-tiba menangis, mengapa dia takut pada bintang, atau mengapa dia sering mendengar suara dan melihat sesuatu yang tidak ada. Berbagai pertanyaan selalu muncul di kepala, tapi bibirnya tetap terkunci. Sementara itu, Abil mengenang memori sejak dia berusia 14 tahun. Sejak mengenal Anna, sejak berteman dengan Anna, juga sejak dia jatuh cinta. Kini, hanya itu yang bisa ia lakukan. Sebab Anna melupakannya. (Alur maju-mundur) *** Cover by: @kamubiru 12 Maret 2020
Tous Droits Réservés
#833
badgirl
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Hopeless
  • Problem [REVISI]
  • ALEANGGA [On Going]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • Astara
  • HILANG [Segera Terbit]
  • ZELAND [Zela's Life]✔️
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu