SHE AMBIGU

SHE AMBIGU

  • WpView
    Reads 3,089
  • WpVote
    Votes 621
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2020
Selamat datang di sebuah cerita milik Ambi. Dia berbeda. Dan sekali lagi aku sampaikan, dia wanita yang berbeda. Camkan itu! "Hanya manusia sok suci yang tak mengerti sebuah rasa sakit. Dan aku kira, kamu berbeda dengan kebanyakan manusia. Tapi ternyata aku salah besar. Kamu hanya sama. Melukai !. Hanya itu yang kamu bisa Padam" ---Ambigu Malam Renja--- "Lantas kenapa? Kamu itu hanya takut pada dirimu sendiri Ambi, itu semua salah, cobalah berpikir normal. Aku mencintaimu". ---Padaman Laksana--- Kamu manusia munafik!! Gak banyak yang perlu gua sampaikan. Gua cuma mau kalian yang mau nulis cerita buat lebih PD dengan apa yang lo imajinasi-in. Gak usah berpatokan sama karya orang lain. Karna jika lo tanamin sifat plagiat di diri lo, lo gak akan pernah merasa puas dengan karya yang Lo bikin. Ya sama aja cuma mengembangkan imajinasi yang orang lain buat. Ini gak cuma berlaku buat karya gua aja, tapi buat semua karya orang yang udah pasti gak perlu lo contoh, karena mereka menempuh berlapis-lapis proses untuk melengkapi cerita itu. Gak mudah berimajinasi, makanya banyak penulis yang marah atau kecewa ketika di ciplak karyanya... Wasalam
All Rights Reserved
#21
ambigu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • QODARULLAH
  • Thats my Love
  • Obsessi Boyfriend
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]
  • ALFIAN BAGASKARA
  • OUR PROMISE
  • KISAH KITA (END)
  • THE CLIMB [Completed]
  • 𝑳𝑬𝑴𝑩𝑨𝑹𝑨𝑵 𝑪𝑶𝑹𝑬𝑻𝑨𝑵

Semua manusia tidak ada yang tahu bagaimana kehidupan kedepannya. Tidak ada manusia yang selalu bahagia tanpa rasa sedih yang menghampiri. Pun sebaliknya, tidak akan ada manusia yang berlarut-larut dalam kesedihan tanpa sedikit bahagia yang akan jadi pengobatnya. Kita semua adalah manusia biasa yang kapan saja akan berpulang kepada-Nya jika sudah waktunya. Tidak peduli apa yang tengah dilakukan. Jika masa itu tiba, tidak ada siapapun yang bisa mencegahnya. Kita tidak bisa menawar untuk hidup lebih lama, pun kita tidak bisa meminta untuk dipercepat bertemu dengan-Nya. Semua sudah diukur dengan porsinya masing-masing. Rejeki, jodoh, maut, semua kisah hidup sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Kita manusia biasa. Kita hanya bisa berencana. Sedangkan hasilnya, itu sudah menjadi takdir Yang Maha Kuasa. Selamat membaca. Ini cerita pertama yang saya tulis. saya harap pembaca bisa menikmati tulisan saya. Ambil hikmah positifnya. jangan sungkan untuk memberikan kritik agar kedepannya penulis bisa menjadi lebih baik. Salam hangat, Penulis Catatan: Seluruh foto dari cover hingga foto yang ada di cerita, semuanya penulis ambil dari beberapa website yang ada di google. Jadi, gambar bukan milik penulis ya. Karena penulis tidak mempunyai keahlian dalam bidang gambar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines