Sekala Abu

Sekala Abu

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
Sebab kecintaannya terhadap Pria berbeda Negara, mengharuskan Hara sulit melupa. Serta menyulitkan sesosok pria Jakarta mengetuk pintu hatinya. Bukan. Bukan tentang pertemuan remaja tanggung, yang tidak sengaja menjatuhkan barang hanya demi saling menggenggam. Bukan pula tentang seorang fangirl, yang fanatik. Melakukan hal licik, hanya demi menemui sang pujaan hati. Ini adalah kisah singkat penuh elegi, serta reminisensi yang senantiasa merotasi.
All Rights Reserved
#49
pilu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Tersisa Dari Cinta [ END ]
  • A Feeling of Heart (TAMAT)
  • Dancing In The Wound
  • STUDENT X
  • Gadis itu aku, Reyna
  • Masa SMA
  • My Poems!
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Air Mata Cinta
  • Setitik Tinta

Raka adalah seorang duda penyayang, ayah dari Citra Dewi Anggitasari, gadis kecil berusia lima tahun yang menjadi alasan hidupnya setelah ditinggal sang istri. Dunia Raka berubah sejak pertemuan tak terduga dengan Tere, seorang gadis ceria yang datang seperti angin segar-mengisi kekosongan tanpa pernah diminta mengganti yang hilang. Hubungan mereka bukan cinta yang diucapkan, tapi kasih sayang yang terasa dan tumbuh tanpa janji. Namun segalanya runtuh ketika Tere muncul dengan undangan pernikahannya bersama Herjunan, lelaki dari masa lalunya. Raka diam, mencoba ikhlas, meski hatinya porak poranda. Tapi takdir belum selesai bermain. Saat Raka pergi tugas ke Kalimantan, pesawatnya dinyatakan hilang. Tere yang dihantui penyesalan dan sayang mendalam, memilih meninggalkan semuanya untuk mencari Raka-bersama Citra yang terus bertanya: "Kapan Papah pulang?" Di pelosok hutan, Raka ditemukan oleh suku Dayak dalam keadaan tak mengenali siapa pun, bahkan Citra-anak kandungnya. Ketika Tere datang, ia tak hanya harus menghadapi amnesia Raka, tapi juga kehadiran Lairi, putri Tetua Suku, yang mulai mengisi hati Raka yang kosong. Sementara itu, Herjunan dan keluarganya tak tinggal diam, menekan Tere agar kembali dan melepaskan semua "beban" yang bukan miliknya. Tere terjebak di antara masa lalu yang ingin ia perbaiki, masa kini yang menyakitkan, dan masa depan yang makin kabur. Ia berjuang bukan untuk dipilih, tapi agar Citra tak kembali kehilangan. Namun ketika cinta yang ia pelihara mulai kalah oleh ingatan yang menghilang dan perhatian yang teralihkan, Tere harus memilih-bertahan, atau melepaskan... demi kebaikan orang yang ia sayang, bukan demi dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines