Di kota yang sibuk dan hati yang lelah, Jun datang hanya dengan satu tujuan: bertahan hidup. Kuliah, kerja sambilan, dan mimpi kecil menjadi penulis-semuanya dibungkus dalam diam yang sunyi. Lalu ia bertemu Nadia. Perempuan dewasa yang terlalu lama hidup dalam dunia kata-kata yang kehilangan makna. Ketika tulisan Jun sampai padanya, ia tahu: ada luka yang sama dalam diri mereka. Ini bukan kisah cinta yang gaduh. Ini kisah dua orang asing yang perlahan saling menjadi rumah. Karena kadang, cinta tak datang sebagai petir-tapi sebagai seseorang yang duduk diam di sofa yang sama.
Detail lengkap