ustazah nurul

ustazah nurul

  • WpView
    Reads 42,087
  • WpVote
    Votes 139
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 12, 2019
pagi tu selepas menghantar anak2 ke sekolah, aku pulang kerumah utk menyambung tido. Isteri ku juga telah pergi bekerja syif pagi. semalam aku kerja hingga lewat mlm menghantar pelanggan.Selaku pemandu grab begitu lar, x tentu masa tp seronok waktu kerja kita yg tentukan sendiri. Kira2 jam 10, pintu rumah ku diketuk. Dengan mamai2 ku gagahkan jua menjengah siapa yg datang. " oh ustazah, ada apa yer" Dgn t shirt putih tudung dan kain batik, mata ku segar sedikit bila terpandang nye " maaf ganggu abg tengah tido... nie nurul nk minta tolong sket. Nk print kertas kerja utk dibawa kesekolah ptg nie, printer kt rumah tu rosak pula..." "mmm... kalo camtu masuk lar dulu, abg mandi jap yer" Aku terus masuk kebilik menyalin tuala utk mandi. Ketika aku lalu di ruang tamu kelihantan ust.nurul duduk disofa dan sedikit terkejut bila ku lalu disana. Aku mandi secepat mungkin dan basuh apa jer yg perlu. Bila ku lalu semuka di ruang tamu, ust.nurul tersenyum sedikit memandang ku. " kejap yer, saya pakai baju" " takpe, saya tunggu jer kt sini" sambil dia menjeling aku berlalu kebilik... Pintu bilik x ku rapat kan sgt, ku kira ust. nurul pasti dapat melihat aku bersalin sekiranya dia bergerak sedikit dari kedudukkan nye sekarang. Sengaja aku berbogel dan begerak kesana sini memilih baju dan aku intai keluar melalui cermin solek kelihatan ust.nurul begerak sedikit dari tempat asal nye. " yess" kataku dlm hati. Selepas memakai t shirt dan kain pelekat semestinya tanpa seluar dlm, aku keluar mendapatkan ust.nurul diruang tamu. "nk print apa ust.. mari saya buatkan" sambil aku menghidup kan pc... sambil menunggu pc dibuka aku berbual dgn ust.nurul "abg man kije ker ust? "aha dia ke peneng, esok lusa blk lar tu"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stuck In Memories
  • Hati Yang Tersakiti (Complete)
  • Yang Teristimewa - Bahagian 2
  • I LOVE YOU ADAM'S DADDY✔
  • TI AMO
  • [ Edit ] Akhtar's : Cinta Yang Berduri
  • MY Teacher Is My Husband_[ Complete ] Wendy_ff

Seketika ingatanku terjebak pada harapan bodohnya. Ketika kami duduk berdampingan pada malam yang kelam benderang : "Nanti kalo udah jadi arsitek beneran, gue bakal rancang rumah mini gue disini. Rumah beratap rumbia yang ada cerobong asapnya. Lantai marmer dan dinding dilapisi cat pastel anti air plus taman baca berbentuk daun teh. Klop banget". Peter menyampaikan impiannya itu dengan gerakan tangan, seolah-olah ia benar-benar merancangnya. Langsung saja aku menepuk lembut pipi kanannya. "Itu proyek gue, ya maksudnya rancangan proyek gue kalau kita udah nikah nanti" Ujarnya lagi membetulkan "What a strange project" Responku singkat. Kami tertawa berbarengan. Sejenak kemudian kami sama-sama diam. Di malam yang dingin dan pemandangan yang menakjubkan itu, aku bersyukur beberapa kali diberi kesempatan untuk bisa bersamanya dan berharap esok akan tetap seperti ini. Bahkan lebih dari sekedar malam ini, esok dan seterusnya pun akan menjadi milikku dan dia. Entah dipikirannya sama denganku atau tidak, seperti yang ia katakan, spesial itu adalah ketika kita bersama orang yang kita sayangi dalam kondisi sesulit apa pun. Itu tepatnya. Dan, yang sekarang aku pinta hanya ingin dia hadir disini. Merencanakan mimpi-mimpi bodohnya lagi. Tapi, apa masih bisa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines