QUERENCIA

QUERENCIA

  • WpView
    Reads 131,737
  • WpVote
    Votes 10,444
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 18, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Masih ingat dengan cerita Keong Emas dan Pangeran Kodok yang dicium cinta sejatinya akan menjadi manusia kembali? Tapi ini bukanlah kisah keduanya. Ini adalah kisah Adisty yang tak sengaja mencium patung kayu kecil dan kini berubah menjadi manusia tampan. Terkejut jelas bagi Adisty ,apalagi lelaki itu berkata bahwa dia adalah anak dari Panembahan Senopati dari kerajaan Mataram Islam. Adisty menganga tak percaya dengan apa yang dilihatnya. " Aku adalah Raden Rangga Samudra anak pertama dari Panembahan Senopati kerajaan Mataram. Dan kau harus tunduk padaku bila tak ingin ku lenyapkan". Ucapnya dengan angkuh. "Anjir siapa lo ngatur-ngatur gue?Dan ya sekarang kerajaan bapak lo udah nggak ada, jadi nggak usah belagu". Balas Adisty tak terima. Apakah Adisty perlahan menerima kehadiran Rangga karena lelaki itu yang datang dari masa lalu sehingga tak memiliki keluarga itu?Atau dia membiarkan Rangga terlantar dijalanan ibukota?
All Rights Reserved
#685
boyfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • 𝗥𝗔𝗚𝗔 𝗔𝗟𝗚𝗘𝗥𝗜𝗔𝗡
  • Senandung cinta untuk Alyssa(end)
  • Love Algorithm At Midnight
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • Forever (Sudah Terbit)✔️
  • RAJENDRA ( COMPLETED)
  • TRUE LOVE KISS (Completed)
  • ARSANDITA ✔
  • Legenda Patung Jayashree [TAMAT]

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines