It's Always Been You (Completed)

It's Always Been You (Completed)

  • WpView
    Reads 360,693
  • WpVote
    Votes 2,566
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 26, 2021
"Bangsat!! What the hell are you doing here?!" Teriakan yang penuh emosi itu menyentak sang gadis yang masih terlelap, gadis itu langsung membuka matanya dan terduduk dengan pening yang menyerangnya, lebih terkejut lagi melihat seorang pria tidur di ranjang yang sama dengannya. "Fa ... Fares.... Ke ... kenapa kamu di sini? Kenapa ... aku di sini?" Gadis itu terlihat bingung, wajahnya pelan-pelan berubah pucat dengan mimik ketakutan. "Lo sengaja kan?! Iya kan?!" Fares mendekat pada gadis itu, mencengkram kuat dagu gadis itu dengan wajah penuh amarah. "Jawab gue Ayya! Lo sengaja kan?! Lo ngejebak gue?! Iya?! Semua orang tau kalo lo naksir sama gue?! Dan semua ini rencana lo?! Bangsat. Lo. Lebih rendah dari pelacur, Ayya." "Aku ... aku juga ngga tau kenapa bisa di sini, Fares. Aku ngga tau." Gadis yang dipanggil Ayya itu sudah terisak. "Bullshit. Nothing happen beetwen us. Jadi, jangan pernah coba-coba ngambil kesempatan dari kejadian ini. Keluar dari kamar gue sekarang," ujar Fares dingin, membuat Ayya beranjak dari sana dengan isak tangisnya, namun suara pintu yang terbuka kuat membuat Ayya menghentikan langkahnya dengan jantung berdetak keras, menyadari dirinya dan Fares dalam masalah besar sekarang. "Faresta Elvan Adinata!! Kekacauan apa yang kamu buat di rumah?!" "Pah, Fares bisa jelaskan. Ini bukan seperti yang Papah lihat." Fares beranjak, namun ayahnya mengangkat tangannya. Meminta Fares untuk berhenti di tempat.
All Rights Reserved
#357
campuslife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]
  • Misunderstand
  • All Out of Love
  • [COMPLETED] 7 Days
  • This Is Our Way | ✔
  • My Beloved Teacher [END]
  • The Cruel Boy
  • REGRET

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines