LUCKY MAID

LUCKY MAID

  • WpView
    Reads 580
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 25, 2019
17+ Cerita ini hasil pikiran sendiri, tanpa ada keterlibatan orang lain. apa bila ada yang menyerupai atau sama mungkin mereka tidak bisa menghargai karya orang. Singkat cerita "Pak! Bapak mau ngapain saya, inikan kamar saya pak!" Bagus tidak menggubrisi teriakan Nika dia terus saja berjalan mendekati Nika, Nika kini telah terhimpit oleh tembok dan juga badan kekar Bagus Bagus meraih dagu Nika mengarahkan bibirnya kebibir kecil Nika. Merasakan Nikmatnya bibir kecil nan tipis itu "Pak tolong pak jangan lakukan itu pak ini tidak bener" setelah tautan mereka lepas Nika terus saja memohon "Tolong pak, apa lagi ini. Tolong pak jangan"
All Rights Reserved
#842
baru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Mantan
  • Like a Boss
  • Adinda
  • Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT
  • Sikampret & Sitengil [COMPLETED]
  • Seven Crazies [Re-publish]
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • GOOD DADDY (REVISI)

Kisah cinta tentang sang mantan yang dibumbui sedikit rasa humor. **** "Sendirian aja kak? Mana nih pacar kakak, kok gak dibawa" "Iya nih sendirian. Lagian saya dilarang ama nenek untuk pacaran " jawabnya ketus. Mendengar jawaban Arkam, Rahma tersenyum menahan tawa. Lesung pipinya tampak bagitu indah ketika ia tersenyum. Melihat senyum itu, Arkam pura-pura membuang muka seolah-olah ingin menafikan kecantikan mantan pacarnya tersebut. "Ada- ada aja kamu kak, yang seriuslah" "Saya serius kok. Kalau adek datang sendiri juga? mana mantanmu? ehh maksudku mana pacarmu?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines