Balas Dendam Mantan Pacar

Balas Dendam Mantan Pacar

  • WpView
    Reads 129,103
  • WpVote
    Votes 2,269
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 9, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
[Tamat] Rania dan Nata adalah sepasang kekasih yang saling mencintai lima tahun yang lalu. Namun karena sesuatu hal hubungan keduanya harus bubar meninggalkan dendam dan luka yang mendalam. Padahal saat berpacaran keduanya merasa sudah berkorban habis-habisan terhadap satu sama lain. Dendam dan luka itu langsung menguasai saat keduanya bertemu kembali. Melihat hidup mantan pacarnya yang mapan dan sukses sementara dia masih harus berjuang terhadap hidupnya yang hancur akibat hubungan mereka dulu, membuat Rania bertekad menghancurkan hidup Nata. Dan Nata, berniat membuat Rania menyesali keputusannya karena telah memutuskannya dulu. Berhasilkah keinginan keduanya terwujud?
All Rights Reserved
#285
dendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siapkah Aku Jatuh Cinta Lagi?
  • Rindu Arti Bahagia (TAMAT)
  • Mantan Rasa Gebetan (Terbit)
  • Dear Baskara [End]
  • ASHILA (COMPLETE)
  • WISHES.
  • Revenge [End]
  • Swastamita untuk Kita

Anata Dewangga masih betah menduda setelah kematian istrinya saat melahirkan. Dia tetap keras kepala dengan keyakinan bahwa ia mampu membesarkan anaknya seorang diri. Namun, sebuah kejadian membuatnya merenungi ulang keputusan untuk tetap melajang. Semua itu terjadi sejak ia dipertemukan kembali dengan teman semasa SMA yang menjadi guru TK di sekolah anaknya. Sejak bertemu Natasha Hanum Shamira, Nata tahu bahwa itu bukan jenis cinta pada pandangan pertama. Mereka hanya saling tertarik, bahkan saling tergila-gila. Namun, tidak ada satupun dari mereka yang menyadari hal itu hingga suatu kejadian seakan membuka mata keduanya. "Aku tidak ingin memaksamu tetap bertahan di sampingku dengan kenangan dia yang senantiasa berada di antara kita. Bertahanlah jika kau betah, dan pergilah saat kau mulai merasa resah."

More details
WpActionLinkContent Guidelines