Story cover for Rumor [END] by junorstuv
Rumor [END]
  • WpView
    Reads 1,659
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 1,659
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 4
Complete, First published Aug 12, 2019
Eddie dan Julian merupakan tokoh penting dalam status 'musuh bebuyutan' sejak SMA. Mereka tenggelam dalam persaingan penuh ambisi, sayangnya permusuhan abadi mereka melebur ketika rumor menerpanya.

Keduanya saling bertemu tanpa tegur sapa, hingga situasi canggung mempertemukan mereka.

Julian harus pindah kekelompok lain selama kuliah lapangan di hutan W. Lebih sialnya ia satu kelompok dengan Eddie, musuh bebuyutannya sejak SMA. Ketika keduanya berusaha merajut hubungan lebih baik, rumor kembali mengusik mereka. 

Kali ini, rumor tak dapat membuat mereka kembali renggang!... Semua harus diselesaikan. Musuh juga harus dipilih dengan baik!

"Aku dipihakmu."

"Mana ada! Musuh tetap lah musuh!"

"Aku akan membantumu! Kita memang bertentangan. Padangan kita juga berbeda dan penuh emosi. Tapi aku tak suka, jika bukan aku yang mengusikmu! Harusnya hanya aku yang menjadi musuh bebuyutanmu~ hanya Eddie Logen yang boleh berdebat dengan Julian. Benarkan?"

"Hehehe~ kau benar Ed~~"

Ketika kedua musuh bebuyutan ini bersatu demi membrantas rumor, dapatkah berjalan dengan baik? Lalu.... Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? Akankah status 'musuh bebuyutan' tetap abadi atau lahir status baru sebagai 'sohib karip'.



                 ==========rumor==========




===^ dibuat untuk mengikuti metamorfosis contes yang diadakan @teenlitindonesia x @YAIndo ^===


*total chapter 3000 kata
          End, 20 April 2020.
All Rights Reserved
Sign up to add Rumor [END] to your library and receive updates
or
#343teenlitindonesia
Content Guidelines
You may also like
Break The Sand Castle by 0160thFigureOMist
29 parts Complete
Berjalan dalam kelambatan, terasa dekat namun tak tergapai. Bagai teman yang begitu jauh, awan-awan menemani walau dia nyatanya akan hendak pergi. Menyampuri awan-awan lainnya di area lain, meninggalkannya usai mewarnai biru di angkasa. Bagai perumpamaan yang menyedihkan, dia hendak memohon agar semua kepergian itu tidak terkabulkan. Geresak runtuhan cat hitam besi-besi setengah berkarat menempeli seragamnya ketika dia bangkit. Menoleh ketika rangkaian suara dentangan melangkahi atap hitam, dari rangkaian tangga dinding dekat pintu diantara sambungan dua gerbong disana, dia melihat pemuda bersurai hitam, setengah panjang namun tak terurus, hanya sedikit basah. Matanya sayu namun tajam, tubuhnya tak besar namun menjulang tinggi. Mengenakan seragam yang serupa, tanpa sebuah syal walau dia tahu Desember akan segera menyapa. Dia menatapnya, pemuda itu sibuk pada pandangan dihadapannya. "Ada yang kurang, ya." Taehyun tak ingin menjawabnya, namun Beomgyu mencelanya tepat masuk di hati dengan perkataan. Bagai satu gambaran puzzle yang tak terselesaikan dikarenakan potongannya yang lenyap, Taehyun tak merasakan kesempurnaan yang puas didalam benaknya. "Kalau begitu ... Masa lalu itu bagai salju." Sahut Beomgyu. "Kau bisa mulai untuk melupakannya ketika kau tahu bila dia itu nyatanya sudah bagai salju." Salju tak abadi. Taehyun tahu. . . . . . [Kastil Dimana Aku mengharapkan Semua Termasuk Sosok yang Kuharapkan di Gerbang Sana] Fanfiction [Fiksi Penggemar] [Friendship] Hanya karya fiksi semata dan tak memiliki hubungan dengan dunia nyata. Dan lagi, abal-abal dari amatiran. [Made: 25/06/2021] [Book: 27/06/2021] [Published: 03/07/2021] Ongoing
Miss Melonatte by Kabukikuwan
14 parts Complete
Ternyata, Google tak mampu menemukan jodoh untukku. Kalau itu pun mampu, mungkin dari dulu aku sudah memberikan calon mantu terbaik untuk Ibu dan Ayah dirumah - Ahmad Hanif Mubarak ------------------ Ini kisah sih Hanif dalam berpetualang mencari kesenangannya semasa muda. Bergaul, kegiatan non akademik dan tak lupa untuk mengasah keimanannya selama berada didunia. Tapi apa jadinya jika seorang gadis yang awalnya tak sengaja ia temukan saat ditrotoar, yang selalu ia hindari dengan alasan ingin meniti karir terlebih dahulu sebelum mencari calon menantu untuk kedua orang tuanya kini ikut serta kedalam list target kehidupannya? Dengan berwajah masam, sengit, ditambah cuacah panas di Ibu Kota, semua bercampur aduk menjadi satu. Membuat Hanif harus menerima pahitnya kenyataan saat buah tangan yang tak PERNAH ia dapati sebelumnya tengah melambai dengan kecepatan ekstra setara melebihi beberapa kilometer angin hingga sukses menepuk keras pipinya hingga memerah. "Karena apa sih, Nif?" "Ada deh" Jawabnya usil. Image buruk begitu kental untuk Hanif setelah dicap habis-habisan oleh perempuan yang ia temukan ditrotoar pada tempo hari, sampai lambat laun keduanya terjalin dengan satu ikatan yang tak terlihat namun dapat dirasakan hanya karena terbiasa. Hmm menarik. Namun tak disangka sebuah tembok besar tengah membatasi keduanya, bahkan memantau kedua pasang ini dengan baik. Dari sama-sama gengsi, mempertahankan teguhnya sampai embel-embel "nikung kawan sendiri, malu cuk" selalu terngiang-ngiang di dalam otaknya Ah bingung deh... "Awalnya sih gak perduli, tapi kok malah penasaran? Ayu tenan sih, tapi yo ojo di cekel" - Hanif -Miss Melonatte- ⚠️BangtanVelvet Shipper ⚠️Penasaran dengan JoyHope? Kuy bacak ⚠️Yang tidak suka? Mending pergi aja deh :'v jan julid ⚠️Area Lokalan
LET ME LOVE YOU | SUNGHOON [END] ✓ by windrainzo
61 parts Complete
SELESAI SungZaa 1 "Hiks, kenapa lo enggak biarin gue kebentur aja? Biar gue enggak perlu aborsi!" "Apa lo bilang?" tanya Sunghoon yang tak menyangka. "Aborsi?". "Enggak, lo enggak boleh aborsi dia. Punya pikiran dari mana mau aborsi? Enggak! Gue enggak izinin! Lo harus pertahanin ini, ini anak kita." ucap Sunghoon membuat Zahra menatapnya. Seorang lelaki dengan penyesalannya, berusaha memperjuangkan darah dagingnya. Menjadi orang tua diusia remaja. Hubungan mereka tidak pernah didasari cinta sebelumnya. Ini bukan tentang kekhilafan dua insan yang bermain terlalu jauh begitu saja. Mereka tidak melakukan itu atas dasar kemauan mereka. Ketidaksengajaan akibat Sunghoon yang manaruh gengsi terlalu besar membawa mereka pada kehancuran. Zahra yang terseret masalah serius itu perlahan hancur. Apa Sunghoon berhasil mempertahankan Zahra dan anaknya? Apa Sunghoon bisa mengubah penyesalan itu dengan kebahagiaan untuk Zahra? Mari lihat perjuangan mati-matian Sunghoon dalam membuang egonya dan menjadikan Zahra, musuh bebuyutannya selama SMA, tetap bersamanya dan menjadi miliknya atas dasar cinta. Mantan ketua OSIS sekaligus most wanted disekolah dan Zahra, mantan ketua basket penuh pesona sudah menunggu dengan rangkaian kisah tidak beruntung mereka. FOLLOW ME AND ADD TO YOUR LIBRARY IF YOU LIKE MY STORY. #1 on #sunghoonenhypen [250621-170721] #1 on #parksunghoon [240921] #1 on #heeseung [230521] #1 on #zara [190623] #2 on #jay [240521] #2 on #jake [280621] #2 on #hamilmuda [250521] #2 on #riki [170721] #2 on #zahra [260821] #2 on #marriedbyaccident [121021] #5 on #sosweet [070721] #9 on #jakesim [160621] Notes : harap maklum kalau ada ciuman, karena ini cerita rumah tangga, bukan remaja di SMA lagi. Ya, walaupun masih remaja tapi kan udah sah. TAMAT | COMPLETED Started May 13, 2021 | Ended - June 30, 2021 AKAN DI REVISI KEMBALI. BUDAYAKAN VOTE WALAUPUN SUDAH TAMAT. [Original story, don't copy my story] ©2021 by windrainboy
You may also like
Slide 1 of 9
IGNITES (END) cover
Break The Sand Castle cover
VANIA AND BOYS LOVE NOVEL! cover
Miss Melonatte cover
Pers Kampus 3.0 ✔ cover
Ananta Bandhana cover
Metamorphosis cover
PEKA SENI cover
LET ME LOVE YOU | SUNGHOON [END] ✓ cover

IGNITES (END)

81 parts Complete

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮