Ketika Taqdir Yang Memilih

Ketika Taqdir Yang Memilih

  • WpView
    Reads 158,344
  • WpVote
    Votes 9,100
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 20, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[Belum Revisi] Aida, gadis muslimah cantik yang ta'at akan Rabbnya. Harus memilih satu diantara 2 lelaki yang akan menjadi pelengkap imannya. Rasyid An-Nasir, pemuda tampan yang tengah menuntut ilmu di negara tempat fir'aun berasal. Ilmu agama yang di milikinya cukup luas, hingga tak sedikit para kaum hawa mengaguminya. Ali Al-Maliki, pemuda tampan yang sedang menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren. Ia terkenal dengan kebijaksanaanya menjadi seorang pemimpin. Jadi tak heran banyak kaum hawa yang mengaguminya, bahkan anak dari kyai pemilik pesantren sekali pun. Manakah yang harus Aida pilih? , Dan bagaimana alur cerita hidupnya berikutnya? #Jangan lupa vote 🙏🏻☺️ #2 in taqdir (13-6-2020) #33 in Merelakan (13-6-2020) #3 in Aida (14 -08-2019) #2 in Aida (18-08-2019) #1 in taqdir (04-10-2019) #2 in Aida (25-05-2020) #1 in Aida (03-06-2020) #11 in merelakan ( 04 -01-2020) Warning! Di larang plagiat
All Rights Reserved
#7
taqdir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]
  • KALAM RINDU "Untuk Safwa" [TAMAT]
  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • NAWAITU STAY WITH YOU (END)
  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔
  • Mahkota Impian Santri ✓[END]
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going

📢 [Rampung, Tamat, End] 📝 Belum Revisi ➡️ Cerita Pertama Blurb: Arul Haidar Al-Qousy. Pria frustasi yang membunuh dirinya sendiri secara perlahan dengan terus-terusan merokok dan meminum minuman bersoda. Sang Kakek yang tak tahan melihat kegilaan cucunya lantas mengirim Arul ke pondok pesantren. Di sana, Arul tanpa sengaja bertemu dengan Almeera Hasna Alfathunnisa. Seorang santri putri yang mengajarinya tentang dua prinsip Jawa dalam mensyukuri hidup, 'memayu hayuning bawana' dan 'urip kuwi urup.' 'Witing tresna jalaran saka kulina.' Mereka yang memiliki hobi yang sama, membuat mereka sering berjumpa. Lalu kebiasaan itu menumbuhkan gejolak cinta di antara keduanya. Namun sayang, ketika benih cinta di antara keduanya telah mengakar kuat dalam inti jiwa, Sang Maha Cinta lantas menguji. Ketika Sang Kiai pondok pesantren sakit, Arul mengetahui fakta bahwa Nisa ternyata adalah seorang kaum ningrat pesantren, Nisa adalah putri tunggal kianya. Sang Kiai yang takut akan masa depan pondok pesantren pun, lantas menjodohkan Nisa dengan salah satu Gus ningrat pesantren pula. Lalu, bagaimanakah sikap Arul dalam menghadapi fakta itu? Apakah ia akan mundur perlahan karena merasa tak pantas? Ataukah ia akan tetap memperjuangkan cintanya? Sekalipun, ia masih jauh dari kata Imam Masa Depan. In syaa Allah dilengkapi dengan: 📎Puisi 📎Wawasan keislaman 📎Serba-serbi Bahasa Jawa Mugi bombong ing penggalih panjenengan 😇 History Rank : #1 in cinta (19/06/2021) #2 in remaja (19/06/2021) #2 in pesantren (19/06/2021) #4 in islami (19/06/2021) #5 in poetry (21/06/2021) #6 in quotes (20/06/2021) Komentar mereka tentang Afwan Yaa Alfathunnisa ada di dalam chapter 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines