Story cover for HIDUP! by Star_story21
HIDUP!
  • WpView
    Reads 16,582
  • WpVote
    Votes 829
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 16,582
  • WpVote
    Votes 829
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Aug 13, 2019
Manusia adalah tokoh dari setiap skenario kehidupan yang tuhan buat. Mereka merupakan perencana yang baik tapi bukan penentu kelanjutan tiap cerita yang berlanjut. Semua yang terjadi di masalalu merupakan gambaran di masa depan. Entah itu baik ataupun buruk.

"Penghianatan di masalalu berbuah manis di masa depan, karna dengan ini aku bisa meraih bahagia ku walau dengan cara yang salah" ~ZARA

"kehilangan bukan berarti akhir di setiap cerita. Bisa saja itu merupakan awal dari skenario yang tuhan buat. Cukup syukuri apa yang terjadi sekarang dan nikmati alurnya" ~ ANGGA

-----------------------------------------------------------------

Hay,  cerita terinspirasi dari film Dua Garis Biru dan sedikit aku gabungkan dengan hasil imajinasiku. Semoga klian suka.
All Rights Reserved
Sign up to add HIDUP! to your library and receive updates
or
#241dara
Content Guidelines
You may also like
Diary Cewek Tomboy [A Five] by _SahabatReza
15 parts Complete
Diary Cewek Tomboy [New Version] "Adzwa," panggil Azka, membuat gadis yang berdiri tak jauh darinya itu berbalik menoleh padanya. Azka menautkan alisnya ketika melihat gadis itu, merasa bingung. Seingatnya yang ia ikuti sedari tadi adalah Adzwa, lalu kenapa yang kini dilihatnya adalah orang lain? Gadis itu melihat Azka dengan terkejut, hanya beberapa detik sebelum akhirnya ia berjalan mendekati cowok itu dan memeluknya dengan tangis yang kembali pecah. "Gue ...." Gadis itu menggigit bibir bawahnya, lalu menelan ludahnya dengan susah payah. Sebelum akhirnya kembali berkata, "Gue Adzwa." Azka mematung mendengar pernyataan itu, jelas ia terkejut dengan pengakuan itu. Bagaimana bisa gadis itu adalah Adzwa? Selama ini Adzwa tak pernah mau menunjukkan wajahnya pada siapa pun. Lalu, kenapa sekarang gadis itu mengaku Adzwa tanpa menutupi wajahnya lagi? "Mau sampai kapan lo menutupi wajah lo kayak gitu?" "Sampai gue lelah, dan nggak bisa menutupi semuanya lagi." Tiba-tiba ia teringat sepenggal percakapan mereka dulu. Lalu, apakah Adzwa lelah sekarang? Hingga tak bisa menutupi semuanya lagi, terutama wajah cantik yang ternyata sangat dikenali Azka selama ini. ---- Ini tentang Adzwa si gadis tomboy yang cantik, dingin, keras kepala, dan juga misterius di balik masker dan kacamata minus yang sering dipakainya. Selama 11 tahun, Adzwa hidup dipenuhi dengan rasa kekecewaan pada keluarganya, karena telah mengingkari janji padanya. Hingga saat keluarganya datang kembali, bukan rindu yang terobati. Tetapi, luka hatinya yang semakin menjadi. Perlahan, kehidupan Adzwa berubah menjadi lebih baik, setelah ia dekat dekan cowok bernama Azka dan 3 sahabat cowok lainnya. Namun, itu semua tak bertahan lama, saat takdir memisahkan kembali Adzwa dari mereka untuk selamanya. Apa yang terjadi dengan Adzwa?
ALIF 2 : AGEN[IUS] by Sastra_Lara
32 parts Ongoing
Tak pernah terlintas dalam benak Alif akan kasus yang ia tangani puluhan tahun lalu, berubah menjadi sebuah boomerang dendam yang siap menghantam habis keluarganya. Hamzah Al-Ghazawan dan Hasbi Al-Gaishan, kedua putra Alif tidak tahu malapetaka yang menghampiri, ternyata berasal dari dendam yang seharusnya diterima orang tua mereka. Sampai suatu hari Hasbi, dokter muda yang bekerja di forensik ini mengalami kisah tragis dalam hidupnya. Sedih mendalam, terpuruk, dan takut dalam diri Hasbi menggerakkan sang Kakak untuk merubah apa yang dialaminya menjadi sebuh kasus yang harus diselidiki. Hamzah, mengikuti jejak ayahnya menjadi penyidik kepolisian. Dengan segala upaya ia lakukan untuk mencari dalang dibalik semua yang dialami adiknya. Bahkan membentuk sebuah agen bernama AGEN[IUS]. Namun, siapa sangka kesalahpahaman besar timbul ditengah-tengah mereka? "Mari hentikan penyelidikan sampai di sini, Hasbi." "Kenapa? Apa karena yang Abang cari sudah Abang temukan?" "Sejauh ini tidak ada barang bukti spesifik ditemukan dalam kasus Jenna. Tidak ada pelaku yang bisa dijadikan tersangka. Tidak ad -" "Bukan barang bukti, tapi kebenaran. Abang menemukan kebenaran yang aku pun baru tahu. Jika Jenna, sebenarnya cinta pada Abang, bukan?" ___________________________________________ "Menangislah, hatimu baru saja kehilangan. Istirahatlah, ragamu butuh untuk bersandar. Ikhlaslah, ragaku kembali pada Tuhan. Tenanglah, cinta yang kamu khawatirkan sesungguhnya sudah suci terikat dihadapan Tuhan. Pulanglah saat Tuhan sudah menjemputmu, jangan sendirian. Aku akan tetap setia disini menunggumu pulang." -- Amara Jennaira.
You may also like
Slide 1 of 10
Bentangan Payung Biru cover
LOVE STORY cover
Diary Cewek Tomboy [A Five] cover
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover
Berlabuh di Takdir-Nya cover
ALIF 2 : AGEN[IUS] cover
Isvara cover
RUANG RINDU cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover

Bentangan Payung Biru

33 parts Complete

"Gue cuma mau bilang, kalo lo yang sekarang itu aman. Gue pikir, ketakutan semakin dibawa lari akan semakin besar bayang-bayangnya. Mungkin dengan lo balik lagi ke tempat tinggal lo yang lama, sedikit banyaknya itu bakal bawa perubahan di hidup lo." Dari perkataan itu, Kevin memutuskan mengambil satu langkah besar dalam hidupnya. Ia kembali dipertemukan secara ajaib dengan seorang gadis yang pernah membentangkan payung biru di atas kepalanya. Di bawah bentangan payung biru itu, sebuah cerita tercipta. Benturan waktu dan garis takdir. Banyak yang bilang, dunia itu sempit. Manusia kembali dipertemukan dengan seseorang yang pernah mereka temui di masa lalu. Namun, bagaimana jika manusia yang sempat bertemu, kembali dipertemukan karena sebuah benang merah tak kasat mata yang masih mereka genggam di kedua ujungnya? Mereka akan merajut sebuah cerita baru atau menyelesaikan cerita yang belum usai.