Story cover for Refleksi. by setitik_nadir
Refleksi.
  • WpView
    LETTURE 751
  • WpVote
    Voti 39
  • WpPart
    Parti 4
  • WpView
    LETTURE 751
  • WpVote
    Voti 39
  • WpPart
    Parti 4
In corso, pubblicata il ago 13, 2019
Rasa belum tentu terasa, hubungan kausalitas perihal keterlibatan hati.

Bagaimana jadinya jika seorang gadis penyandang sindrom asperger yang merupakan suatu kondisi dalam spektrum autisme yang menghambat perkembangan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi secara efektif, mendapatkan kesempatan untuk mendewasakan diri dengan berproses berguru ilmu di sebuah kampus ternama.

Nuke Senandika Asri, menolak segala keterbatasannya atas tuntutan untuk berinteraksi dan bersosialisasi, ia berkerabat baik dengan indera-inderanya untuk saling kooperatif menghadapi lekukan-lekukan kehidupan.

Guntoro Aji Megantara, secara tidak sengaja melibatkan rasa kepada Nuke imbas dari tergabungnya mereka di suatu Unit Kegiatan Mahasiswa di kampusnya.

Cerita ini bukan sekedar kisah romantika semata, namun melibatkan nilai-nilai sosial, mental, moral dan humanis dengan perspektif seorang pengidap sindrom asperger.

Selamat membaca, jangan lupa kritik dan sarannya.
Salam.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Refleksi. alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#338kasih
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 7
Ketua Senat ✔ cover
Tingkat Dua cover
Arah ✔ cover
Relationship cover
PROMPTER: Cinta dalam Ketidaksempurnaan cover
His Darkest Side cover
Antara PowerPoint dan Perasaan cover

Ketua Senat ✔

31 parti Completa

Ketika Laksamana Tirtoadji sang Ketua Senat dipertemukan dengan Namita Aisyah sang Kutu Buku melalui sebuah perjodohan, keduanya kesulitan untuk menyesuaikan diri satu sama lain. Namun, ketika rasa sudah bicara, dapatkah mereka berpaling? *** Menjadi ketua senat saat duduk di semester 6 bukanlah perkara yang mudah bagi seorang Laksamana Tirtoadji. Terlebih lagi, saat di kampus, ia masih harus dibebani untuk mengawasi Namita Aisyah. Namita yang seorang kutu buku akut, selalu sibuk dengan buku-buku usang di perpustakaan fakultas, tanpa mau tahu hal tentang sang ketua senat-Laksa-alias tunangannya. Bahkan di saat gadis lain berlomba-lomba menjadi stalker di semua media sosial milik Laksa maupun di dunia nyata, Namita tampak tidak peduli. Lalu, bagaimana kelanjutan hubungan Namita dan Laksa di saat jarak tercipta antara si kutu buku dan senat kampus? Bertahan, atau berhenti di tengah jalan karena perbedaan mereka? Cover design by Raymond Gardener.