Senja Dan Kopi

Senja Dan Kopi

  • WpView
    Leituras 68
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jan 15, 2020
Senja dan kopi Hai? Apa kabar? Aku hanya ingin memberitahumu aku sudah suka senja tapi belum kopimu, Aku sudah cinta langitmu tapi belum cangkirmu. Apa kau bisa membuatku menyukainya? Dengan kepahitan yang selalu merekah, dengan kepekatan yang membuat buta Hanya rasa yang akan bisa mempererat, hanya jarak yang bisa membuat kerinduan dan bertemu salah satu obatnya. Senjakopi
Todos os Direitos Reservados
#460
kamu
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Andanan Coffee
  • Jingga 16:24
  • SHELTER (Completed)
  • Sudut pandang (felisha)
  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • Dear Rasa [11/END]
  • Secangkir Kopi Vanilla [Tamat]
  • Coffee Late Night
  • Cerita Tentang Langit Malam

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo