We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ketika Ku Bersujud

Ketika Ku Bersujud

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
-Kupinta dan kutinggalkan cinta. Ketika ku bersujud.- *** Nimra Aisyah Khawla. Diumurnya yang baru menginjak usia sembilan belas tahun, ia sudah harus merasakan bagaimana pahit getirnya kehidupan. Ketika hati berseru 'tidak siap' namun situasi justru meneriakkan 'harus siap'. Ketika seharusnya impian yang selalu ia impikan mencipta bahagia, justru kenyataan yang ia impikan tak sesuai impiannya. Rumit. Sakit. Hanya bisa Nimra simpan sendiri. Segalanya hanya tentang bahagia yang berbalut derita. Asa berbalut kecewa. Ego berbalut keyakinan. Serta semangat berbalut keputusasaan. Lalu, manakah yang akan memenangkan? Bahagia sebab semangat yang tak pernah surut. Atau justru, Kecewa sebab ego yang selalu diturut?
All Rights Reserved
#259
rohani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Delayed happiness
  • Qanita
  • Aku Ingin Menjadi Sholehah
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • memory
  • my story
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED

Di dunia ini mungkin tidak semua orang memiliki kebahagiaan nyata. Bisa jadi kebahagiaan itu adalah bayangan ataupun halusinasi. Buat apa bahagia? Jika pada akhirnya menjumpai yang namanya kekecewaan. Apa salahnya bahagia? Memang Iyah, bahagia adalah senjata keharmonisan hidup. Maka dari itu, semua orang selalu berpencar mencari kebahagiaan. Lain dengan diriku Kebahagiaan itu datang dari sendirinya . Tanpaku cari dia datang dan menghiburku, mensuport ku. Tetapi lama kelamaan kebahagiaan yang asal mulanya datang sendiri itu Pergi, dan melenyapkan hatiku. Berkeping keping kata sabar, tidak bisa ku kendalikan . Kenapa hidupku selalu merasakan kegagalan dalam meraih kebahagiaan? Hahaha, Mungin Tuhan yang telah merencanakan takdir ini. Suatu saat nanti, pasti Tuhan menggantikan rasa sakit itu semua dengan yang berlipat lipat KEBAHAGIAAN. Selalu gagal dalam meraih kebahagiaan, bukan berarti itu pembawa sial. Melainkan Kebahagiaan yang tertunda. Jika aku bisa bahagia maka aku juga harus siap menerima kekecewaan. -Delayed Happiness Kisah Naira Queenva frisyila. 26 September 2019 - ...........

More details
WpActionLinkContent Guidelines