We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Moon: Spirit's Edge

The Moon: Spirit's Edge

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 19, 2019
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
{Bukan novel terjemahan} Dewi Malam Suna memiliki seorang murid yang imut dan ceria, namanya adalah Lunara. Seringkali Lunara membuat sang dewi sakit kepala, keceriannya terkadang melewati batas dan ada-ada saja tingkah lakunya. Suatu hari, dewi Suna merasa kalau Lunara harus menjalankan suatu misi yang akan membuatnya semakin dewasa dan bertanggung jawab. Jika ia berhasil, maka ia akan menjadi dewi bulan.
All Rights Reserved
#177
immortal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KACA DIMENSI
  • I Live Again to be Happy -Su Jia Limei-
  • Anathema [ Lee Jeno ]
  • Whispers of the Immortal moon
  • A Beautiful Destiny | Yue Du Hua Luo (月都花落)
  • The Alliance of Clans from the Earth
  • awal mula seseorang menjadi dewi

Fantasy Petualangan Modern Ilham, seorang remaja pemalu dengan masa lalu tak terselesaikan, menemukan sebuah cermin tua bernama Agrios-benda misterius peninggalan ayahnya yang menghilang bertahun-tahun lalu. Saat menyentuhnya, Ilham terseret ke dalam Avarna, dunia dimensi yang tidak terbuat dari ruang dan waktu, melainkan dari kemungkinan, emosi, dan cerita yang belum selesai. Di Avarna, kota-kota seperti Metron yang selalu bergerak, Valon tempat emosi dikunci dalam bentuk fisik, dan Solare yang membakar kebohongan, menguji sisi terdalam dirinya. Bersama Yuna, tokoh fiksi yang hidup dari tulisannya, dan Kael, entitas antara manusia dan algoritma, Ilham berusaha memahami misteri Avarna-dan perlahan menyadari bahwa semua ini bermuara pada satu hal: dirinya sendiri. Namun Avarna tidak hanya menyimpan harapan, tapi juga bayangan. Ia harus menghadapi Veyra, sosok yang tak lain adalah cerminan masa depannya-kemungkinan dirinya yang memilih untuk membiarkan dunia nyata hancur demi cerita yang sempurna. Pertarungan mereka bukan soal kekuatan, tetapi tentang narasi, pilihan, dan pengampunan. Kaca Dimensi bukan sekadar kisah fantasi. Ini adalah novel tentang perjalanan menemukan identitas, luka yang tidak disembuhkan dengan pelarian, dan kekuatan kata-kata untuk menyatukan dunia. Di akhir, Ilham bukan hanya menyelamatkan Avarna. Ia membangun jembatan antara realita dan imajinasi-menjadi penjaga dari cerita-cerita yang menunggu untuk didengar. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines