Story cover for Aryo by fitriaayuning
Aryo
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 14, 2019
"Aryo?" Ara menahan tangan Aryo  sedangkan Aryo menatap tajam pada Ara dan juga Natasya setelah mendengar obrolan keduanya

"Semuanya aku batalkan. Kata-kataku aku tarik kembali. Dan maaf" ucap Aryo pada Ara 

"Ar semuanya bisa gue jelasin ke loe" Ara meremas tangan kirinya sendiri sambil menundukkan kepalanya

"Semuanya udah jelas Ra, gue tau loe emang nggak pantes buat gue. Lo terlalu munafik buat gue Ra" ucap Aryo kemudian meninggalkan Ara

Ara mengejar Aryo 
"Ar, dengerin gue dulu!"

"Ar"

"Aryo"

"Aryo"  

Aryopun berbalik dan menarik tangan Ara dan mendorong tubuh Ara ketembok dekat dengan tangga menuju ruang kelas

"Berhenti panggil nama gue. Gue udah batalin semuanya. Sekarang loe bebas mau ngelakuin apa aja sama cinta diam-diam loe itu"

"Siapa namanya?" Aryo bertanya pada Ara pura-pura lupa dengan suara mengejek Ara

"Ahhh ya Wildan" Aryo memicing senyum sinis 

"Aryo, gue minta maaf, gue nggak maksud..." 

"Udah gue maafin" 

"Sekarang loe pergi dan jangan pernah temuin gue lagi" Aryo mencengkeram bahu Ara dan menekan setiap ucapannya 



Ara hanya bisa menangis mendengar ucapan dari Aryo. Ara tak menyangka orang yang dulunya terlihat teduh dan sangat lembut padanya sekarang berubah seperti monster hanya karena kesalahpahaman
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Aryo to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Kembali ke Pelukanmu by DardaRania
49 parts Complete
Prolog: Di koridor sekolah yang sunyi dan dingin, Nadya berjalan dengan langkah yang berat, tasnya tergantung di bahu, dan air mata mengalir di pipinya seperti hujan yang tak terhenti. Nametag di dadanya terlihat kusam, namun nama "Stesia Nadya" masih terbaca jelas. Suara hatinya terdengar seperti bisikan yang lembut, "Apa yang salah dengan diriku?" "Lo harus milih, Nadya!" kata Angelyna dengan suara dingin yang menusuk hati, membuat Nadya merasa seperti terjebak dalam labirin yang tidak ada jalan keluarnya. "Tinggalin Aidyn dan Lo bisa tetap sekolah disini, atau tetap sama dia dan Lo akan dikeluarin. Pilihan ada di tangan lo!" Angelyna menatap Nadya dengan mata yang penuh dendam, membuat Nadya merasa seperti sedang dihakimi. Nadya berjalan di sepanjang koridor sekolah dengan tatapan penuh hina dari seluruh siswa yang telah mengetahui masalah yang dihadapinya. Mereka melemparinya dengan sampah dan olokan menyakitkan, membuat hati Nadya semakin sakit seperti ditusuk ribuan jarum. Nadya merasa seperti sedang berjalan di atas api, dengan setiap langkah membuatnya semakin terluka. Suara hatinya terdengar seperti jeritan yang tak terdengar, "Kenapa mereka melakukan ini padaku?" Malangnya, Nadya tidak bisa menghindari kecelakaan yang menimpanya. Dia tenggelam ke sungai setelah bullying yang begitu parah dan kehilangan ingatannya. Ketika dia bangun dari koma, dia tidak mengingat apapun, termasuk Aidyn, pacarnya. Setahun berlalu, Nadya kembali ke sekolah sebagai Salsa Andriana, putri pemilik sekolah. Dia kembali dan membuat semua orang kaget karena mengira dan mengenalnya sebagai Nadya, namun tidak dengan Aidyn. Aidyn tidak bisa mengenalinya sebagai Nadya. Dan suatu hari, Angelyna membongkar identitasnya sebagai Nadya dihadapan semua orang, membuat orang berpikir sama dengannya dan menganggap Salsa telah menipu semua orang sekaligus memalsukan kematiannya.
You may also like
Slide 1 of 10
ArKa (End) cover
I Love My Little Sister cover
Allya Theo Perjodohan? [On Going♡] cover
Be Yours cover
Disguise... [END] cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Crazy Marriage cover
Kembali ke Pelukanmu cover
TROUBLEMAKER COUPLE.  ( End ) cover

ArKa (End)

27 parts Complete

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.