Puisi Hampa

Puisi Hampa

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Aug 15, 2019
Hanya suara angin, Ingin mendekap manalah bisa Kepak sayap hening kepala ini merunduk sukar Arkh. Huhh! Tidak ada rasa dingin malam ini jika saja ada manis bibir tebalmu, kenangan pesanmu melupakan dirimu lagi-lagi menggagalkan upaya ku Jelas membekas, kenangan saat kau melangkah meninggalkan Aku meneriakimu "Pengecut,Kau! Kau pergi meninggalkan kenikmatan dihidupku," *** Kau telanjang memeluk diamku Aku tak menduganya, kenangan Kau keras merobek benang penghangatku Bingung fikirku kenapa hanya kita? *** Oh! bayangan hampa Tubuhmu pergi, kehangatan ini erat memeluk
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psychopat [SELESAI]
  • Poetry Sad
  • Renjana
  • Because I'm Not Virgin | Sudah Diterbitkan
  • Di Setiap Bilik Hati, Ada Kamu
  • Almost.
  • Step Backward
  • • EUTANASIA •
  • Queen Of BAD GIRL ✔(Completed)
  • Cuaca

⚠️WARNING!! ⚠️CERITA INI DI PENUHI DENGAN ADEGAN KEKERASAN, KATA-KATA KASAR DAN VULGAR, BANYAK ADEGAN DARAH, TIDAK UNTUK DITIRU⚠️ "Kau harus ku beri hukuman karna kau sudah berani mendekati pria lain!" Katanya dengan tatapan dingin dan memperlihatkan aura gelap yang sialnya itu menambah ketampanannya. "Kau bukan siapa-siapa aku, jadi kau tidak berhak menghukum ku karna aku dekat dengan pria lain!" Tegas gadis itu membuat pria di hadapannya semakin marah. "Sudah berani melawan hm?" Tanyanya penuh penekanan dan tak lupa dengan tatapan nya yang tajam seperti pedang. "Kenapa aku harus takut padamu?" Gadis itu tampaknya memang senang memancing emosi lelaki di hadapannya ini. "Alexandra!" Tekannya dengan emosi yang akan meledak, alexa pun dengan susah payah menelan saliva nya. "Kenapa? Kenapa sikapmu selalu berubah?! Kadang kau memperlakukan ku lembut, tapi kau juga selalu memperlakukan ku kasar seperti hewan peliharaan!" Cecar alexa dengan amarah yang sudah mengepul di kepalanya. "Aku mencintaimu, dan kau...memang peliharaan ku." Ucapnya santai membuat alexa ingin sekali menghajar wajah sombong pria di hadapannya. "Tuan leovano, kau sangat tampan..." Alexa menggantung kalimatnya, "...tapi sayang, kau bukan manusia. Kau adalah iblis!" Leo menyeringai membuat alexa menatapnya was-was takut terjadi hal yang tidak di inginkan, leo terus melangkah mendekati alexa, alexa reflek memundurkan langkahnya hingga membentur dinding. Alexa tidak bisa kabur sekarang, leo sudah berada di hadapan alexa dengan senyuman anehnya dan itu membuat tubuh alexa meremang. "Ya aku adalah iblis, apa kau mau lihat aksi gila ku? Akan ku tunjukan padamu." Ucapnya dengan tertawa bak psikopat membuat alexa merinding. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah alexa akan bisa kabur dari leo? Atau mereka akan saling jatuh cinta? jangan lupa baca yaa , vote dan komennya juga yaa follow akun wp aku jugaa!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines