Cherya dan Rama

Cherya dan Rama

  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Jangan deket-deket! Mau gue santet lo?!" "Santet aja, nanti gue santet balik" "Minggir gue mau lewat rama!" ketus Cherya. "Gak mau" "Lo emang bakat banget ya jadi pengacara!" ucap cherya sinis "Pengacara?" beo rama "Iya PENGANGGURAN BANYAK ACARA!" Ujarnya lalu mendorong rama dan pergi dari hadapannya. "Sialan" Jika ada cherya dan rama, maka disana akan ada keributan. Cherya membenci rama, rama tau itu! mangkanya rama seringkali berdebat dan menggoda cherya yaa itu adalah hobinya dan itu membuat cherya kesal setengah mati. Jika wanita lain akan terpincut oleh pesona rama, maka cherya tidak. Menurut cherya rama itu makhluk sombong dan manusia yang kelewat pede dengan ketampanannya. Sampai rama mulai menyukai cherya dan berniat menjadikan cherya miliknya, tapi rama bimbang disaat itu pula seseorang datang kembali kepada kehidupannya. Yaa dia adalah teman kecil rama, dan itu membuat rama pusing memilih antara cherya atau teman kecilnya. Pertanyaannya siapakah teman kecil rama tersebut?
All Rights Reserved
#204
rama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • My Cold Boyfriend
  • Dear Salsabila
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Numbness (selesai)
  • KEPERGIAN SENJA
  • Evando&Seraphine [END]
  • dimana janji tersebut
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)

"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines