Dear Asilah

Dear Asilah

  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2020
Asilah, sesingkat nama dan ceritaku. Tertawalah ketika melihatku, karena cinta kutitipkan dalam mataku tanpa melihatmu. Kekuatan hati mengajarkan arti luasnya kehidupan yang penuh makna. Aku yakin, Tuhan menciptakan segalanya penuh dengan Cinta. Al-Wadud. Tidak ada bahasa yang hidup selain kekuatan mahabbah kepada-Nya. Saksikan ceritaku, tanpa mengeluarkan air mata.😊 _______________________ Perjalanan pulang wisata liburan panjang menuju Bogor-Jakarta. Malam pukul satu dini hari terdengar berita jatuhnya mobil Xenia putih berplat B 2225 YTA, tidak memakan korban namun 2 dari 4 anggota keluarga mengalami luka parah. Diduga pengemudi mobil Xenia tersebut dalam keadaan kantuk dan tidak dapat terkendali, akhirnya terserempet kesamping kiri jalan Trotoar. Berita yang menimpa perjalanan satu keluarga itu sudah menyebar keseluruh siaran media pemersatu bangsa. " Rasanya seperti mimpi Mi, baru kemarin kita tertawa luas menikmati liburan dan sekarang kita harus melihat Asilah seperti ini. " Ucap Yudi, abang Asilah dalam ruang inap. " Seandainya, Yudi tidak ajak Abi untuk liburan ke Bogor. Mungkin keadaan saat ini tidak akan menimpa Sila. " Sesal Yudi yang terus melihat Adik bungsunya. " Yudi, umi tidak menyalahkan keadaan ini. Kamu jangan menyesali yang telah terjadi. Sedetik apapun yang telah berlalu tidak akan hilang dari kehendak-Nya. " Teruslah berdo'a nak, untuk kesembuhan Sila " Mila yang terus menguatkan Yudi untuk tidak terus menyalahkan dirinya sendiri. Tidak ada yang dapat menjamin masa depan, sekalipun itu durasi dalam jangka satu tahun, satu bulan, satu hari,satu jam bahkan satu detik. Kecintaanmu kepada Sang Khaliq akan membawamu aman dalam jaminan itu, Cukuplah bagimu Allah, sebagai saksi pelindungmu. _______________ Bismillahirrahmanirrahim... Untuk pertamakalinya, Penulis mengambil sudut pandang pelaku utama pihak ketiga. Semoga dapat Feel ceritanya 💚, Syukron 🌸
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • The Devil's Love
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • "Where Are You Now?"[Sequel To Destroy][THE END]
  • Di antara dua sujud
  • ALSAKI
  • Jodoh Terhalang Restu
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

More details
WpActionLinkContent Guidelines