Mr Error

Mr Error

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 12, 2019
Gue sadar gue brengsek, banget banget malahan. Tapi yaa gak gini juga kali. Gue Teja Wirawan, suka gonta ganti cewek, karena ini nih gue dibilang brengsek. Emang brengsek gue yah. Anjirr barusan gue ngatai diri gue sendiri. Gue benci banget sama Teja Wirawan, entah kenapa benci banget, kebangetan malah. Gue Bona Agustia bakal ngebalas semua rasa kesal gue ke lo. Siapa? Yaa lo Teja Wirawan. Dasar erorr! Gue tertarik banget sama Teja dia itu unik meskipun brengsek sih. Aihh, dia memang brengsek seperti kata orang, tapi gue Airin Nathaniel bakal buat dia jatuh ke pelukan gue. Ini janji gue, inget yaa lo Bon kita sekarang saingan. Gue gak tau hubungan gue dan Bona bakal berakhir seperti apa, dimata Bona gue cuman cowok super sibuk, meskipun benar dan ia tak percaya akan hal itu. Gue Fredik Fabian Landu bakal mempertahanin Bona sebisa gue. Hei lo orang ketiga minggir! Pertemuan yang seperti teka-teki ini berakhir pada kebencian yang tak ada ujungnya. *Terinspirasi dari kisah nyata. *Jangan ditunggu ceritanya nanti kangen 😂
All Rights Reserved
#330
ceritaku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 30 Hari untuk Ari
  • BENALUNA
  • 𝙵𝚄𝙲𝙴𝙺[𝚋𝚘𝚢] ✔
  • No Longer Mate
  • Arsyilazka
  • MY FAKBOY [END]
  • Diary untuk Arland [Completed]
  • the other side
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)

"Gue suka sama lo!" "Yang bener aja, pacar lo banyak." "Nggak papa, buat lo gue putusin semuanya." Hari-hari tenang Avila dengan belajar justru terusik saat hadirnya sosok pemuda bernama Arga Ari Wiranata. Meski berkali-kali kena sewot dari Avila, pemuda itu tidak goyah. Tetap berdiri tegar dengan meyakinkan bahwa perasannya kali ini bukan permainan semata. Tidak menyerah, bahkan Ari mengucapkan sebuah taklik. "Gue mau deket sama lo, atau paling nggak-tiga puluh hari, dan setelahnya gue kembalikan ke lo. Apapun yang lo pilih, gue akan menerima dan nggak bakal memaksa. Gimana?" "Oke." Tiga puluh hari, menapaki titian waktu bersama Ari. Merajut impian untuk Ari yang dirumitkan benang merah semesta. Hingga sebuah pemikiran dalam diri Avila, justru mengundang ragu. Tiga puluh hari selanjutnya, apa tetap dirinya yang diinginkan oleh cowok itu? --- #654 - Teenlit [05/07/20] #544 - Teenlit [06/07/20] #474 - Teenlit [10/7/20] #450 - Teenlit [26/12/22] #390 - Indonesia Membaca [05/07/20] #346 - Indonesia Membaca [10/7/20] #336 - Indonesia Membaca [17/7/20] #267 - Indonesia Membaca [26/12/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines