Marriage With Liar

Marriage With Liar

  • WpView
    Membaca 8,431
  • WpVote
    Vote 729
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Nov 10, 2020
(DIHAPUS SEBAGIAN) Seseorang pernah berkata, "Jika kau mencintainya, lukai dia dahulu. Karena rasa bersalah adalah cara terbaik untuk pertahankan hubungan." ... Ternyata persiapan sebelum pernikahan sebegini rumitnya. Bukan tentang dekorasi, makanan, atau tempat untuk mengucap janji, ini lebih kepada persiapan hati. Satu minggu sebelum hari pernikahan mendatang, Alif melakukan kesalahan. "Aku tidak sepenuhnya sakit. Aku hanya ... merindukanmu." Ia kehilangan kata ketika wanita di depannya mempererat tangan di tengkuknya. ... Tiga hari sebelum hari pernikahan, Givana tergoda membuat kebohongan. "Kau masih punya tiga hari. Artinya, kau masih sendiri sampai detik ini. Ingatlah ini sampai sepuluh tahun kemudian, dulu ada seorang pria mengajakmu berkencan. Hubungan yang penuh rahasia tanpa komitmen selama tiga hari." ... Kemudian mereka bertengkar. "Kenapa berbicara tanpa arah? Siapa wanita itu? Apa aku mengenalnya?" "Mengapa kau menuduhku begitu?!" "Kenapa kau berdusta padaku?!" Hening. "Apa kau membenciku? Aku tanya, apa kau benci padaku?" "Menurutmu?!" "Jadi apa kita harus menikah?" "Jika aku tidak muncul, artinya kita usai!" "Baiklah. Ingat apa yang kau katakan!" Givana bungkam. Sedangkan Alif pergi tanpa memberikan penjelasan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#19
dusta
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Istri Cadangan
  • Ketua Sangar🙌💚 [ HIATUS ]
  • JODOH salah ngomong
  • Cause We are Family
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • ONLY SIX BOYS
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • My Perfect Doll
  • Rendra & Lila [END]

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan