"Menurut lo, kehidupan itu apa?"
Kepalaku sukses menoleh lagi ke arahnya, oke ini sangat random. Seorang laki-laki yang baru ku kenal, duduk di sampingku, kemudian menanyakan tentang sesuatu yang tidak pernah kupikirkan sama sekali.
"Hidup itu ketika kita bisa menghargai satu sama lain, peduli dan berbagi," jawabku sedikit ragu.
"Dan ketika lo ngerasa nggak dihargai apa menurut lo, tetap bisa dianggap hidup?"
Aku sedikit bingung. Namun aku akhirnya menganggukkan kepala. "Bagaimanapun kalau Tuhan belum jemput kita untuk pulang, mau sekeras apapun hidup ini, kita harus tetap hidup kan?"
"Lelah sama hidup ini nggak?" ujarnya kembali menoleh.
"Lelah, sakit, capek. Rasanya pengen mati aja," sahutku ikut menoleh ke arahnya. "Tapi, kalau kita ngeluh bukannya beban kita justru semakin bertambah? Dan kita malah jadi nggak bersyukur sama hidup yang udah Tuhan kasih."