Story cover for LARA by nottodaysataan
LARA
  • WpView
    Reads 2,798
  • WpVote
    Votes 286
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 2,798
  • WpVote
    Votes 286
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Aug 16, 2019
Mature
Lara De Witt tidak pernah menyangka bahwa ia akan menginjakkan kaki di tempat yang sangat jauh dari kota kelahirannya, ia juga tidak pernah mengerti apa yang ia rasakan pada saat ia menginjakkan kaki di Kota Bandung. Marah dan Sedih, hal itu sudah pasti ia rasakan, jika itu bukan tuntutan pekerjaan sang ayah, ia pasti tidak akan pernah mau untuk berada di sini. Akan tetapi, tidak lagi ia sempat pikirkan kembali rasa marah dan sedihnya, karena ada satu hal yang membuatnya kebingungan setengah mati saat ia masuk pada hari pertamanya bersekolah.

[semua nama, tempat, alur cerita hanya lah karangan belaka dengan menggunakan latar suasana masa lalu.]
All Rights Reserved
Sign up to add LARA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
Aksara Kita  cover
Tentang Waktu (End) cover
Kebahagiaan di Bandung (Aralynn X Larine)  cover
kireyvilosia  cover
HARQEEL cover
 DISTANCE OF LONGING [ END ] cover
Langit Dara [End] cover

Aksara Kita

75 parts Ongoing Mature

Mohan Bagaskara diciptakan sebagai sosok yang terlihat dingin, pendiam, dan nyaris tak tersentuh, tetapi jauh di dalam dirinya, ada luka yang ia sembunyikan rapat-rapat. Ia adalah seseorang yang tumbuh dalam bayang-bayang ekspektasi, di bawah kendali ayahnya yang otoriter. Bagaskara tidak pernah benar-benar merasa memiliki tempat untuk pulang-rumahnya hanyalah bangunan, bukan tempat berlindung. Karena itu, ia memilih untuk menjaga jarak dari segalanya, agar tidak ada yang bisa menyentuh atau melukai dirinya lebih dalam lagi. Aqeela Gantari, di sisi lain, adalah cahaya yang tetap berpendar meskipun diterpa banyak luka. Ia belajar hidup dengan kehilangan, tumbuh dengan kekecewaan, dan bertahan dengan hati yang mungkin sudah lelah. Namun, berbeda dengan Bagaskara yang memilih menutup diri, Gantari tetap berusaha berdiri tegak. Ia tidak menunggu dunia menjadi lembut padanya, tetapi ia juga tidak membiarkan dirinya larut dalam kepahitan. Dalam penciptaan mereka, ada satu hal yang menjadi benang merah: keduanya tidak mencari penyelamat, tetapi mereka akhirnya menjadi tempat pulang satu sama lain. Tapi perbedaan mereka akan menjadi kekuatan, atau justru membuat keduanya saling menjauh? #Mohqeel #asmaragenz dituangkan secara tekstual, fiktif dan sedikit romansa.