Bastard Boss

Bastard Boss

  • WpView
    GELESEN 17
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Aug. 17, 2019
WpInfo
Belletristik
Romantik
'Kamu tau mike, walaupun kamu sudah menancapkan beribu panah dihatiku, tapi hati ini tetap untukmu' batin alana menatap foto bosnya itu. 'Aku tau, kamu menyukaiku alamat. Tapi itu adalah hal yang tidak bisa kuterima karena aku memiliki dendam membara pada ibumu' termenung di puncak pegunungan di vila keluarganya. Oke guys, ditunggu ya cerita pertama aku ini. Jadi stay tune😉😉. Maafkan kalau nanti banyak hal rancu yang bakal kalian temukan, karena ini merupakan cerita pertama aku Jangan lupa like and coment ya, semakin banyak like maka akan semakin cepat part di update💞.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Sehari Untuk Selamanya
  • A R S E A N A
  • posesif girlfriend(REVISI)
  • Hai, Kak! (END)
  • ALVANSA [Completed]
  • Remember You - {On Going}
  • Become Baby Boy✓
  • YEON ^26^
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)

"pokoknya nji mau nya mama yang suapin" _kenzie "Kamu apa-apaan sih Kenzie? Udah gede gitu emang nggak malu?" _Riana "Tapi mama kan udah janji seharian bakal turutin permintaan nji?" _kenzie "Iya tapi hari ini kamu tuh aneh. Manja banget. Mama juga butuh istirahat buat besok, nah ini kamu dari pagi banyak banget mau nya. Minta di potongin kuku lah, di temenin tidur siang lah. nah sekarang apalagi? Minta di suapin? Ayolah Kenzie.. kamu udah 15 tahun." _Riana "16 ma.. 2 bulan lalu." _Kenzie Satu fakta lagi bahwa ibunya memang melupakan hari kelahirannya. "Nji janji ini terakhir kalinya.. eh enggak deh. Besok nji minta papa mandiin nji dulu" _kenzie Riana tak pernah berfikir bahwa itu adalah obrolan terakhirnya dengan Kenzie, anak sulungnya yang selama ini mengemis kasih sayang dan terabaikan olehnya. "Tapi mama tau nggak kalau malaikat mencabut nyawa nggak harus orang yang sakit aja ma.. kadang tuhan manggil orang yang...." "Diam Kenzie. Kamu lagi makan nggak boleh sambil bicara" potong Riana, hatinya tiba-tiba perih mendengar ocehan putranya. "Kamu tau kalau Khanza lebih butuh perhatian Kenzie" _batin Riana..

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien