We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Protector

My Protector

  • WpView
    Reads 51,969
  • WpVote
    Votes 1,801
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Arka!! Kembaliin gak tas gue?!! Jangan ampe gue depak lo ya sampe pluto!" Pekik seorang perempuan yang bernama rachel. "Hahahah! Mau dong! Enak adem, iya kan??" Balas arka dengan tampang menyebalkan nya. "ARKAA! SINI LO!" Rachel adistia razuma. Seorang gadis cantik, manis, pintar, namun galak. Ada kalanya, sebuah kisah pasti akan timbul masalah. Tetapi, kata masalah justru membuat orang lain sadar, bahwa tak ada kata sempurna di dunia ini. Sebuah masalah besar yang mengharuskan Rachel bertindak sesuatu, Rachel bukan orang yang lemah, Rachel sering beradu jotos, jadi buat apa takut sama yang namanya pukulan? Tetapi, dibalik sering bertengkar nya mereka, salah satunya memiliki perasaan lebih. Namun... Apakah mereka bisa bersatu? "Kalo gue takut sama manusia, lah berarti Tuhan gue anggap apa?" -Rachel Adistia Razuma- "Kecewa sama manusia itu wajar, tapi kalo kecewa sama hewan? Itu mah namanya bukan kecewa, tapi kecoak." -Arka Algatama-
All Rights Reserved
#533
masalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEBALIK
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • Maina & Maxim
  • JANUARGHA
  • Presence
  • Edgar : Between Chaos and You
  • LDR || Lo Dan Rindu [END]
  • Aku Adalah Lukamu
  • Because I'm Stupid (End)
SEBALIK

Hidup tidak selalu sejalan. Mencintaimu pun bukanlah sebuah keinginan. Sebab, patah hati menjadi sebuah keharusan yang ku dapatkan. Karena denganmu, tinta beracun yang ku temukan. Namun, seperih apapun tetap saja bahagia harus ku cipta bukan? -Arthawidya Perbedaan yang kupunya tidak akan membuatmu bahagia. Kata orang, jatuh cinta sama saja menerima suka dan duka. Tapi, aku tidak bisa membagi duka denganmu. Terlalu banyak pilu yang akan terbagi jika dirimu disampingku. Inginku menjadi si sempurna tapi tidak ada manusia yang bisa melakukan semua. Aku bersikeras ingin bersamamu dengan bahagiaku. Tidak dengan luka dalam membiru. Tidak akan kubagi sakitnya padamu. Hanya saja, hal yang ku benarkan malah menyesakkan untukmu bukan? -Maheswara Manusia hina memang menjijikan. Tapi siapa yang menjadikannya hina? Bukankah ada campur tangan manusia lainnya? Manusia bertingkah sebab sebuah alasan. Kesakitan, keraguan, kesenangan, segala bisa dijadikan pembicaraan. -Ganendra

More details
WpActionLinkContent Guidelines