We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
GASDESO
  • WpView
    Reads 425
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 28, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Semenjak adanya pemilihan lurah antara pak Daud dan pak Tikno, keadaan desa Gedangdowo sangat mencekam. Masyarakatnya saling curiga, bermusuhan dan berbeda pendapat. Meskipun pemilihan lurah dimenangkan oleh Pak Daud, tapi keadaan masih belum aman dan tenteram. Ketika mengadakan Gasdeso yang merupakan adat dan tradisi turun temurun ketika musim panen tiba, berupa awur-awuran (Rebutan) nasi dan jajan pasar yang menandakan panen melimpah. Terjadilah peristiwa yang membuat Badrun terluka akibat di tusuk pisau oleh mas Kamto. Akhirnya Gasdeso gagal dan semua masyarakat pulang ke rumahnya masing-masing. Pertanda akan terjadi bencana dan akan mengalami kekurangan pangan satu tahun kedepan, karena jika Gasdeso tidak di laksanakan, sesuatu yang tidak baik akan terjadi bagi masyarakat desa Gedangdowo.
All Rights Reserved
#823
budaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝗗𝗨𝗞𝗨𝗡 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗔𝗧𝗜𝗡𝗚𝗔𝗡
  • OBOR PITU
  • Sumilir [Selesai | Lengkap]
  • 𝗔𝗟𝗜-𝗔𝗟𝗜 𝗞𝗘𝗠𝗕𝗔𝗡𝗚 𝗞𝗘𝗡𝗢𝗡𝗚𝗢
  • Chained by Destiny
  • 𝐊𝐮𝐫𝐮 𝐊𝐮𝐥𝐯𝐚𝐝𝐡𝐮
  • LURUH [TAMAT]
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • BULLYING MY WIFE
  • DI BALIK DERU MESIN

𝗔𝗠𝗕𝗔𝗦𝗦𝗔𝗗𝗢𝗥𝗦 𝗣𝗜𝗖𝗞 𝟮𝟬𝟮𝟲 ==== DUKUN PENGATINGAN ==== Kisah cinta dari pembantaian yang terjadi di Hutan Pengatingan adalah sumber utama dari semua teror yang menimpa keluarganya. **** Margono makin khawatir dengan kabar kalau beberapa tahun terakhir banyak bayi di desanya mati sebelum genap tujuh hari karena ditumbalkan oleh dukun beranak yang membantu proses kelahiran. Apa yang Margono takutkan mulai mendekati nyata saat istrinya yang hamil mengalami pendarahan hebat setelah melihat sosok pocong turut dalam iring-iringan pengantar jenazah seorang bayi. Dengan mendatangi dukun beranak kelas dua untuk membantu istrinya justru Margono mendatangkan banyak teror dan malapetaka di rumahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines