my husband the doctor

my husband the doctor

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
baca dulu baru tau prolog seorang wanita yang berkeinginan melanjutkan sekolah ke jenjang sma namun keadaan ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan baginya untuk melanjutkan sekolah. namun saat keadaannya sangat susah seorang pria muda berprofesi sebagai seorang dokter berani membantunya Dengan syarat dia harus menika dengannya "menikah lah dengan ku"ucap pria yang tengah menangkup kn kedua tanggan'a di pipi dinda "inikah saatnya?"tanya dinda "iya jadilah ibu dari anak-anak kita " "harus kah aku menjawabnya" "iya jika tidak aku akan..............? " buruan baca jangan lupa like and coment ya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • SAHABAT FILLAH
  • mama tiri [end]
  • perjodohan? (y/n & jaehyun)
  • My Promise
  • The Young Marriage[NOMIN]✅✅
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • DIJODOHIN-(LGL)

#Prolog Seorang wanita tengah duduk di single sofa seraya menyandarkan punggungnya di sandaran sofa. Ia memejamkan matanya kemudian menghembuskan nafasnya. Tak jauh dari itu,tampak seorang pria yang berjalan dengan langkah cepat namun terdengar tegas. Mendengar suara langkah kaki itu,lantas wanita itu membuka kedua matanya dan menoleh untuk melihat siapa yang berjalan. Setelah dia melihat pemilik langkah kaki tersebut,senyumannya pun merekah. Ia berdiri dan berjalan menghampiri pria itu. "Bagaimana?" Tanya wanita itu seraya terus mengikuti pria tersebut yang tetap saja berjalan. Pria tersebut duduk diikuti dengan wanita itu disebelahnya. Wanita itu terus saja menatap wajah pria tersebut yang menampakkan ekspresi kesal. "Ayahku belum menyetujuinya." Akhirnya pria tersebut membuka suara. Wanita itu mengeryit tatkala mendengar jawaban yang terlontar oleh pria disebelahnya ini. "Dia bilang,saudaraku belum memiliki pasangan ataupun calon. Kita berdua harus menunggunya hingga dia menikah. Dan aku tidak boleh mendahuluinya." "Lalu bagaimana ini? Kembaranmu itu bahkan belum memiliki calon. Bagaimana dia ingin menikah. Mau sampai kapan kita menunggunya? Sampai anak di kandunganku ini lahir dan semua orang akan tahu bahwa aku hamil diluar nikah karenamu? Keluargaku dan keluargamu akan malu jika hal ini sampai terjadi." Pria tersebut mengusap lengan kiri sang wanita bermaksud agar wanita yang ada disebelahnya tenang. "Itu tak akan terjadi,Sayang. Akan kupastikan jika nantinya adikku itu memiliki calon dan kita berdua bisa menikah." Pria tersebut tersenyum diikuti dengan sang wanita yang juga ikut tersenyum.

More details
WpActionLinkContent Guidelines