bitch my ex!

bitch my ex!

  • WpView
    Reads 2,398
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 10, 2021
Ditengah derasnya hujan, dia membiarkanku sendiri, sengaja menurunkanku ditengah jalan sepi, ditengah hutan, tanpa ada penerangan lampu sedikitpun. Tidak ada satupun kendaraan yg melewatiku, aku menggigil, sangat kedinginan. Bisa dirasakan sebentar lagi aku akan terserang hipotermia. Racauku. Sedikit demi sedikit tubuhku mulai sempoyongan, penglihatanku memudar, kepalaku rasanya berputar dan akan hancur. Tiiiiiddddddd!!!!! Gubrak!!!!! Tubuhku sudah tergeletak ditengah jalan, aku setengah sadar. Dari kejauhan aku melihat cahaya sangat silau, sumbernya dari salah satu truk besar yg ada didepanku. Tanganku mulai bergerak, meronta. "Tolong.. aku.."
All Rights Reserved
#320
momoland
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lovakarta
  • "FAKE LOVE" [[YOONMIN]]✔
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • The Rain [SoonHoon]
  • [✔]  Selene || Soonhoon (BxB)
  • Dream. How To Fight x Male Reader
  • Can You See Me? | SEULHUN ✔
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines