Pernah yang akhirnya punah

Pernah yang akhirnya punah

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Aku pergi.. Karna ingin mengakhiri.. Kelelahan hati.. Yang tak sanggup lagi ku hadapi.. Tak bisa ku pahami.. Mengapa bisa terjadi? Perasaanku yang begitu dalam.. Atau perasaanmu yang mudah padam.. Kau pernah yakinkan aku.. Didepan orang tuamu.. Sampai hilang raguku.. Dan tak lagi mampu.. Menerka hal buruk tentangmu.. Tapi kini berbeda.. Tak lagi sama.. Kau berubah begitu cepat.. Berlari bagai kilat.. Membuat aku bertanya tanya? Atau mungkin semua karna NYA.. Atau barangkali kau mengidap amnesia.. Hingga bisa mudah untuk melupa.. Aku masih tak percaya.. Dan masih menyangkal semuanya .. Seperti katamu.. Diri NYA hanya teman semasa kecilmu.. Tapi kini semakin tak bisa dimengerti.. Aku bisa melihatnya dengan rinci.. Kau mengambil waktu yang kita punya.. Untuk kau habiskan bersama NYA.. Tak ku sangka.. Ku kira kisah kita.. Akan berakhir di KUA.. Yang ada hanya menyisahkan luka.. Terimakasih sudah memberikan rasa.. Yang pernah ada.. Walau Singkat.. Hanya Sesaat..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekali Lagi (End)
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Mahligai Sunyi
  • RANNA
  • Rasa Tanpa Kata
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Maaf' (Revisi)
  • Cerita Tentang Kita
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)

"Tolong kasih aku kesempatan buat deketin kamu lagi Rin. Aku udah nunggu kamu selama ini. Aku gak mau kehilangan kamu lagi." Arya berkata sambil menatap mataku dalam. Aku tergagap menatap matanya. Segera kualihkan pandanganku ke arah lain. Ya Tuhan perasaan apa ini. Tiba-tiba hatiku bergetar dan jantungku berdegup kencang. "A... Aku.. Aku gak bisa Ar... Aku.. Bukan perempuan yang pantas untuk kamu." ucapku menunduk. "Aku gak peduli Rin... Aku cuma mau kamu... Aku sayang kamu Rin..." Arya berkata lirih. ***** Cinta yang hadir di masa lalu ternyata tidak semudah itu terlupakan. Apalagi bila cinta itu tumbuh pada masa putih abu-abu. Ada yang bilang masa itu adalah masa yang sangat berkesan. Masa-masa yang penuh canda tawa dan masa-masa mengenal cinta. Meskipun kamu sudah bahagia dengan kehidupanmu sekarang, namun ada kalanya rasa itu timbul tanpa disangka. Dan ketika engkau tidak dapat mengelak dari rasa itu, apakah yang harus kamu lakukan? Ini bukan cerita perselingkuhan, ini cerita cinta di usia yang tidak muda lagi. Ini cerita cinta yang mungkin bisa terjadi pada diri kita.. Enjoy.. Happy reading... Tulisan perdana, semoga bisa menghibur para pembaca semua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines