RUMIT (Cinta dan Dendam)

RUMIT (Cinta dan Dendam)

  • WpView
    Reads 2,414
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing2h 0m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 31, 2019
mereka yang tersesat akan kebencian, maka mereka pulalah yang akan kembali akan kesedihan. Mereka yang tak mampu memaafkan, maka mereka pulalah yang membuat diri mereka akan terus merasakan kesakitan yang paling dalam. Ersen tak mengerti saat itu, mengapa seorang wanita yang dicintainya dapat menyampakkan dengan begitu hina didepan kedua orang tuanya. "Aku butuh dunia baru, aku butuh orang yang baru, aku butuh hal yang baru. Dan semuanya itu bisa dijalankan kalo sudah gak ada kamu di hati aku!" ucapnya Sephia dengan bentakan yang hebat. Ersen hanya dapat terdiam. Kaget tak menentu, bingung arah berucap. Pikiran hancur, namun yang membingungkan. "Aku gak bisa sama kamu. Kamu bukanlah masa depan aku. Kamu bukanlah impian aku untuk melangkah maju, So, jangan lagi kembali ke aku." Ersen hanya masih dapat terdiam. Mereka berdua saling menatap, memperlihatkan kekecewaanya masing-masing. Mata terus berbinar. Menahan air mata yang sesungguhnya diwajarkan apabila seharusnya menetes. Dimata Ersen untuk Sephia kala malam itu hanya ia sedang RUMIT.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pride {l.s.}
  • shiver (FEATURED) | ✓
  • Her Hidden Half (War Songs of the Courts #1)
  • Angels and Wormholes
  • Star Law: A Marshal Cole Series
  • Running Out » Quicksilver
  • The Almost Summer
  • Graveyard, Backyard
  • Watchers
  • Mondo Pastello | girlxgirl | Completed♕

Louis Tomlinson has tried so hard to not be who he really is. He has worked for years to not be a person that people don't accept. The walls he built are slowly torn down by a tall boy with green eyes. Add Louis, Harry Styles, a pride parade, and a kiss together, and there's a story full of love and someone learning that it's okay to love boys because love is love, right? (Louis is a painter who hides his sexuality. Harry is a wedding photographer who embraces his gay pride. Liam and Zayn most certainly have a thing going on, and Niall is content just trying to open a restaurant.) Cover by @stiles24stilinskiXD

More details
WpActionLinkContent Guidelines