HOLLANDAYA

HOLLANDAYA

  • WpView
    Reads 347
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 23, 2019
WpInfo
Fanfic
Marvel
[KALO BENERAN CINTA, BUKTIIN SEKARANG JUGA!] "Aku bahagia kok, liat kamu senyum. Walau bukan aku penyebabnya." Kalimat terkeramat yang tidak akan pernah Dimas ucapkan seumur hidupnya! Selamanya! Siapa yang bahagia melihat orang yang disayang, tapi sayangnya untuk orang lain? Sakit? Jelas. Jangan ditanya sesakit apa. Sebelas dua belaslah, dengan kelingking kaki kepentok kaki meja. Hahaha. Dimas Holland Tilanta, rela memperjuangkan cinta pertamanya, yang sudah mengukir nama sang doi di hati sejak hari pertama sekolah saat SMP dulu, Nindaya. Iya, sesingkat itu nama si doi. Haha. Mulanya, hanya rasa tertarik biasa, yang Dimas biarkan. Namun, kurang ajarnya, rasa ini makin lama makin tumbuh tanpa disadari si pemilik. Dan, kedua manusia ini ditakdirkan untuk bersama di kelas yang sama, di SMA yang sama, SMA Negeri Bunga Bangsa Wijaya di Semarang. Tapi, bagaimana dengan kelanjutan kisah pemuda tampan ini? Baca aja ceritanya, wkwkwkwk. [Started on : Augt 21st 2019]
All Rights Reserved
#406
teenager
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FIKSY [ Selesai ]
  • Mr Dodol And Ms Cendol
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • 𝐆adis Penyendiri [✓]
  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • Semu [Completed]
  • Gone(✔)🔚
  • Hiraeth to Everlasting Sun

"Wah... Mesra sekali." Sandy mengompori Yudha. "Mereka kok bisa seakrab itu ya, padahal kan Pak Alan enggak mengajar di kelas sepuluh." Fendi ikut berkomentar. "Mereka sepertinya punya hubungan lebih." Koko ikut menimpali. "Iya, kelihatannya spesial." Indra tak mau ketinggalan membuat telinga Yudha panas. "Kurang ajar tuh guru, murid sendiri dirayu!" "Mungkin nggak seperti dugaan Loe Yudh." "Benar Fen, mungkin Dea yang lebih dulu menggoda Pak Alan." "Kayaknya keakraban mereka istimewa. Kisah cinta antara guru dan murid kan sudah biasa, malahan sangat biasa." Indra semakin membuat Yudha panas dan nyaris meledak. "Mana bisa begitu... ." "Loe cemburu Yudh?" 👟👟👟👟👟 #1.bersambung_08082018

More details
WpActionLinkContent Guidelines