HOLLANDAYA

HOLLANDAYA

  • WpView
    Membaca 342
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 23, 2019
[KALO BENERAN CINTA, BUKTIIN SEKARANG JUGA!] "Aku bahagia kok, liat kamu senyum. Walau bukan aku penyebabnya." Kalimat terkeramat yang tidak akan pernah Dimas ucapkan seumur hidupnya! Selamanya! Siapa yang bahagia melihat orang yang disayang, tapi sayangnya untuk orang lain? Sakit? Jelas. Jangan ditanya sesakit apa. Sebelas dua belaslah, dengan kelingking kaki kepentok kaki meja. Hahaha. Dimas Holland Tilanta, rela memperjuangkan cinta pertamanya, yang sudah mengukir nama sang doi di hati sejak hari pertama sekolah saat SMP dulu, Nindaya. Iya, sesingkat itu nama si doi. Haha. Mulanya, hanya rasa tertarik biasa, yang Dimas biarkan. Namun, kurang ajarnya, rasa ini makin lama makin tumbuh tanpa disadari si pemilik. Dan, kedua manusia ini ditakdirkan untuk bersama di kelas yang sama, di SMA yang sama, SMA Negeri Bunga Bangsa Wijaya di Semarang. Tapi, bagaimana dengan kelanjutan kisah pemuda tampan ini? Baca aja ceritanya, wkwkwkwk. [Started on : Augt 21st 2019]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#243
nikahmuda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Sandhana
  • Kaka Kelas Dingin (END)
  • Mr Dodol And Ms Cendol
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Gone(✔)🔚
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • My boy Is Cold Prince [SUDAH  TERBIT]

[SEBAGIAN PART DIHAPUS] "Bisa nggak, sih, lo diem? Sehari aja jangan ganggu gue!" "Lo mulai duluan. Yang kasih kaos kaki ke mulut gue siapa?" "Dih, elo yang kemarin matiin lampu kelas waktu gue lagi piket!" "Lo yang kasih kecoa di sepatu gue!" "Tapi, kemarin lo juga yang kasih obat pencahar dibjus gue!" Menjadi musuh dalam selimut mungkin sudah biasa, tetapi ternyata kesialan berpihak pada mereka. Bukan, hanya pada satu pihak sebab Reyvan tidak merasa dirugikan. Tinggal satu atap karena perjodohan di zaman modern itu gila, alasan mempererat persahabatan dan kekeluargaan orang tua lebih konyol. Lalu, bagaimana nasib Rachel dan Reyvan, pasangan rival selama 5 tahun belakangan ini yang harus menerima nasib buruk di masa muda mereka? Memilih menerima atau menghindar? 🥀 ⚠️ Belum pernah di revisi, masih berantakan. Tulisan paling amburadul :( ⚠️ Alurnya bikin kamu emosi, mual, kesel. ⚠️ Plagiat? Silakan ke Merkurius

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan