Amanda

Amanda

  • WpView
    Reads 577
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
#fiksi remaja #broken home #sma Amanda rensa Cewek berambut sebahu yang tidak bisa mempercayai orang dengan gampang,si cuek penyayang,si sok tegar tapi rapuh Gimana ya ceritanya? Penasaran? Langsung simpan ke perpustakaan kalian dan langsung baca aja ya;) . . . . Maaf ya kalo masih ada banyak kekurangan,soalnya ini cerita pertama aku Semoga kalian senang ya...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Kisah Ku  [ END ]
  • Indah pada waktunya☆
  • Garis Singgung
  • Something Bitter
  • Rindro (SELESAI)
  • FELYCIA AGHATASIVA
  • AMANDANIEL [TERBIT]

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines