Harshness Of Life

Harshness Of Life

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 28, 2019
WpInfo
Non-Fiction
PLAGIAT DILARANG MENDEKAT! BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA DAN TINGGALKAN JEJAK SETELAHNYA, VOTE. LET'S READING GUYS!!!!!!! Kawan, inilah segores lukisan tentang "Aku" Aku seorang anak pertama dari pasangan yang istimewa meski tak sempurna. Aku juga seorang kakak dari tiga bersaudara yang saling mencintai walau tak sempurna. Aku seorang anak dan kakak. Seorang wanita, yang sangat jauh dari kata sempurna. Aku pernah menjadi seorang bayi yang sangat lucu, begitu dicintai bapak dan ibuku. Lalu aku menjadi gadis kecil bahagia, banyak orang yang tersenyum melihatnya. Oh kawan, aku gadis kecil itu. Gadis kecil yang bahagia. Kehidupan mendidikku, membesarkanku, melukisku, merubahku. Aku beranjak dari gadis kecil itu dan menjadi remaja. Kehidupan menberiku hadiah, yang membuatku untuk selamanya berubah. Kehilangan. Ah, tidak. Aku tak kehilangan seluruh anggota keluargaku seperti saudaraku di belahan bumi yang lainnya. Aku hanya kehilangan separuh jiwaku. Aku hanya kehilangan binar bahagia dari mataku. Aku hanya kehilangan. Dan kehilangan itu meratakanku dengan tanah. Membuatku begitu mendambakan kematian. Tidak. Tak ada yang melukai tubuhku. Tidak ada yang memukuliku. Tak ada yang memisahkan organ tubuhku. Tubuhku sangat sempurna tanpa sedikitpun luka. Sayangnya, ternyata ada luka yang menganga di dalam jiwa. Bersama luka jiwaku saat itu aku berjalan, dengan mata kebahagiaan yang telah buta, telinga semangat hidup yang telah tuli, dan hati yang mati.
All Rights Reserved
#18
im
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena Aku Mencintaimu...
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • Full Of Scratches
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Dear Fenly || Un1ty
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D

Sejak kau mulai mengajariku kembali tersenyum dan tertawa Aku sudah jatuh cinta padamu Bahkan sejak kau membawaku dan mengajakku menari di bawah hujan Aku sudah jatuh cinta padamu Sejak kau berdiri di sisiku dan bernyanyi bersamaku Aku sudah jatuh cinta padamu Hingga sekarang aku bahkan tidak ingat Sejak kapan aku jatuh cinta padamu Yang aku tahu hanyalah aku mencintaimu Aku sangat mencintaimu Dan hanya dirimu --------------------------------------------------------------------------------------------------- Ini adalah kisah tentang pahitnya kehidupan. Tentang pengorbanan untuk setiap tawa. Tentang keputusasaan untuk setiap peristiwa. Dan tentang rasa sakit kehilangan untuk seseorang yang sangat berharga.... --------------------------------------------------------------------------------------------------- WARNING : Pertama tama, selamat datang lagi di ceritaku.... aku berkarya lagi sekarang... cerita ini mungkin agak GaJe dan nggak dapet feel nya, jadi mohon kritiknya. bakalan banyak typo dan kalimat ngawur. updatenya juga kayaknya nggak bisa rutin karena belum selesai sepenuhnya, tapi author akan berusaha secepat mungkin buat mem-finish-kan *bhahasha aphaan thuh?* happy reading....jangan lupa tinggalin jejak berupa vomment ya, sebagai amal dan penyemangat author, don't be dark readers....

More details
WpActionLinkContent Guidelines