Perihal Bait-Bait Usang

Perihal Bait-Bait Usang

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap insan punya naluri akan cinta. Berhak merindu, namun tak mampu ia bendung rindunya untuk siapa. Beberapa orang memilih bungkam, beberapa jua yang memilih menulisnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diam
  • perjodohan ( greshan ) END
  • Langit Tanpa Batas
  • Too Much Love
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Puisi untuk Kepala Sekolah (Gitshan)
  • Step Closer
  • ASGARD
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

More details
WpActionLinkContent Guidelines