SADISTIC ; TAENNIE

SADISTIC ; TAENNIE

  • WpView
    Reads 5,985
  • WpVote
    Votes 549
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 23, 2019
WpInfo
Fanfic
BTS
Screams, cries, cuts, and pains. Apakah ada satupun gadis yang lebih malang dari-ku? Ah, ku rasa tidak. Bahkan, rumput hijau yang bergoyang pun terlihat lebih bahagia dari aku.. si gadis menyedihkan ini. Sepertinya, akan lebih baik jika aku pergi saja. Pergi dari semua kejahatan dunia ini. Hingga tiba saatnya, untukku mengakhiri semuanya. Tetapi, kenapa lelaki berwajah dingin itu menghentikkanku? Apa ada manusia yang masih sayang padaku? Matanya terlihat begitu tajam. Namun.. mengapa dia menghawatirkanku?
All Rights Reserved
#19
nini
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DATING WITH THE DARK (TAENNIE VERSION)
  • Beautiful Mistake
  • [COMPLETE] Sleep in the darkness
  • 𝐌𝐑. 𝐂𝐀𝐒𝐒𝐀𝐍𝐎𝐕𝐀
  • THE FROZEN DANDELION (COMPLETE)
  • [✔] Ms. Cold
  •  Destiny Of Love||End✔

Original Story from SANTHY AGATHA's NOVEL "DATING WITH THE DARK" Tidak ada yang diubah kecuali nama cast dan beberapa nama tempat/kota/negara. Tidak mengubah alur cerita! I'M NOT OWN THIS STORY! * "Kehidupan mungkin hanyalah sebuah perjamuan dan kematian adalah hidangan penutupnya. Tetapi aku berjanji kepadamu, aku akan terus mencintaimu hingga kita menikmati hidangan penutup kita" - Kim Taehyung . Jennie mempunyai trauma masa lalu, kecelakaan yang dialaminya yang menewaskan ayahnya membuatnya selalu dibayangi oleh ketakutan dan teror. Tetapi dengan bantuan psikiaternya dia berhasil melewati rasa trauma itu dan melanjutkan hidupnya dengan bahagia. Jennie ingin hidup normal, mengalami kisah cinta romantis seperti dalam novel, dan harapan itu mulai nyata dengan hadirnya Jeno, sosok lelaki sempurna seperti yang diimpikan semua gadis dalam kehidupannya. Tetapi ternyata mimpi sederhananya itu tidak bisa diraihnya semudah itu. Lilin-lilin berwarna biru, dengan susunan rapi dan jumlah yang spesifik, sembilan buah itu, mengirimkan pesan kepadanya, pesan yang tak mampu dicerna oleh logikanya, tetapi mampu menohok alam bawah sadarnya, mengirimkan teror yang lebih menakutkan daripada apa yang pernah dialami Jennie sebelumnya. Karena di sana ada sang kegelapan yang menunggu, selalu menunggu dengan kesabaran yang menakutkan, menunggu sampai seberkas cahaya itu datang dan memulangkan kekasihnya kembali ke dalam pelukannya, menunggu sang kekasih menyelamatkan dirinya dari kegelapan yang melingkupinya. Dan sampai saat itu tiba, "dia" akan menjadi sang kegelapan, yang terus mengawasi, membiarkan kekasihnya terlindung dalam bayangan. Dan kemudian... akankah Jennie mampu memberanikan diri menerima pesan dari sang kegelapan yang ternyata selalu mengintainya? Ataukah dia memilih melarikan diri ke arah cahaya dan meninggalkan sang kegelapan jauh di belakangnya? ...

More details
WpActionLinkContent Guidelines