I dont wanna be alone

I dont wanna be alone

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 22, 2019
Setelah kejadian berdarah itu ciel pulang ke istananya, ia tak berbicara hanya diam dan menatap ke bawah "master ada apa" Tanya sebastian--pelayan pribadi-- yang sedari tadi disampingnya "aku tak apa" 'Klek' Ciel membuka pintu kamarnya lalu berdiri ''bukakan bajuku'' "baik master" Sebastian membuka bajunya entah kenapa ada tetesan air mata di tangannya lalu ia melihat ke arah ciel Dia menangis MENANGIS "M--MASTEER" Sebelum sebastian memeluknya ia malah di peluk lebih dahulu oleh ciel " i don't wanna--" "i don't wanna be alone--"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta [Completed]
  • ALZEA (TERBIT)
  • Kamu
  • DEVANO AND QUEN
  • Love Is Never Enough
  • Call Me Mommy [GxB]
  • Hayalan Harapan!?
  • Zefanoya's story

"Kak,apa kakak tau apa yang lebih menyakitkan dari luka?" Wisnu menggeleng dan menatap manik mata Adiba lekat "Bekasnya,bekasnya takkan pernah hilang dan bekasnya yang mengingatkan kita akan luka lama yang menyakitkan,mungkin Adiba udah maafin kak Wisnu,tapi rasa kecewa yang Adiba rasain gak akan bisa hilang" Adiba tertunduk namun Wisnu paham apa maksud Adiba "Aku yang torehkan luka itu padamu dan meninggalkan bekas,aku juga yang akan mengobatinya"tegas Wisnu sambil memegangi kedua pipi adiba dan menatap lekat manik matanya "Apa ada jaminan akan ada pelangi setelah hujan?" "Aku jamin"

More details
WpActionLinkContent Guidelines