Bukan Salah Cinta

Bukan Salah Cinta

  • WpView
    LECTURI 5,612
  • WpVote
    Voturi 317
  • WpPart
    Capitole 18
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare mie, sep 27, 2023
WpInfo
Ficțiune
Dragoste
"aku tulus sayang sama kamu tapi apa itu saja sudah cukup sya? Akan banyak rintngan yang harus kita hadapin termasuk dari keluarga besar aku yang sangat menentang hubungan kita." Lirihnya Gadis itu hanya terdiam sambil mengelus tangan gadis dihadapannya saat ini. "Kita hadapin sama-sama,kalau pun memang udah gk bisa itu artinya kita harus menyerah."
Toate drepturile rezervate
#411
lgbt
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Soal Rasa 2
  • Stupid Love (GxG)
  • "PELET" Mahika Maya (GxG) (tamat)
  • Be My Endless
  • GAREN SINCERE LOVE
  • Senja Sayu (GxG)
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • sense and sensibility
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • I've Got My Eye On You

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut