LAVENDER
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 7, 2020
"Kamu suka banget bunga Lavender ya?" tanya Abi sambil memberi sepucuk lavendernya "Semua yang berhubungan sama lavender aku suka" "Kalau yang kamu benci ada gak?" "Aku benci Mama" "Loh kenapa,itu kan Ibu kandung kamu Lit" ujar Abi "Tapi Mama nggak pernah menginginkan aku. Aku ini bukan zombie, yang cuma butuh makan doang. Aku manusia yang terlahir dengan perasaan,aku juga pengen disayang Mama Bi" Abi memeluk erat Aelita yang sedang menahan air matanya Aelita Laviena Roshlyn anak brokenhome yang sedang mencoba menerima kenyataan yang selalu membuatnya menderita, untunglah ia memiliki kekasih yang penyabar dan selalu menemaninya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Back For Me (Completed)
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • relationship syllaa
  • DAVARA
  • Wildest Dream
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • RAJAWALI
  • 𝐄𝐧𝐠𝐢𝐧𝐞𝐞𝐫𝐞𝐝 𝐓𝐨 𝐁𝐚𝐛𝐲𝐬𝐢𝐭 |ᴛᴇᴇᴅᴇᴡ {√}
  • Defleksi

Kisah yang sangat klise untuk dipublikasikan, tentang kisah percintaan remaja SMA, persahabatan hingga persaingan dalam mencintai. Rasa baru yang dirasakan ketika beranjak dewasa atau yang lebih dikenal dengan perasaan cinta, pertengkaran hingga peliknya hidup juga diceritakan. Tentang bagaimana caranya seorang remaja laki-laki menemukan seorang gadis mungil yang sangat menyebalkan dan merepotkan baginya, keputusan untuk memiliki yang menyebabkan gadisnya menahan rasa sakit yang tak banyak orang rasakan. Tentang sang gadis mungil yang terlahir tak sesehat remaja lainnya. Senyumnya menyembunyikan rasa sakit, tawanya yang menyembunyikan kelemahan. Akankah kisah mereka berjalan hingga mereka sama-sama beranjak dewasa? Ataukah hanya kisah pemanis masa abu putih saja dan setelahnya akan terkubur dan dikenang sebagai masa lalu yang menyenangkan itu semua hanya Tuhan yang tahu jawabannya

More details
WpActionLinkContent Guidelines