potongan nada
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 12, 2019
namanya kania aureliya gadis cantik pencinta musik suaranya yang merdu menjadi bekal untuk menggapai mimpinya... namun suatu hari kania bertemu dengan seseorang yang memiliki sura yang sangat merdu dengan dentingan piano yang begitu menyentuh hati nya... dia adalah Putra ananta karisma pria yang sangat pecicilan dan juga songong tapi memiliki banyak rahasia yang mendalam di hidup nya... *** "Permainan piano lu bagus instrumen nya menyentuh hati gua banget , emosional yang bagus seolah lu sedang dalam kesedihan dan juga kemarahan " ucap kani seraya memberikan tepukan tangan Ananta tersenatak dengan kehadiran kania "sejak kapan lu di sini?" ucap ananta dengan anda dan intonasi yang begitu dingin dan juga datar "Ananta tunggu , gua cuma mau bilang kayak nya gua jatuh cinta sama lu " ucap kania sambil sedikit berteriak karena jarak nya yang lumayan jauh dengan letak ananta berdiri Ananta yang mendnegar itu berbalik menatap mata hitam kania dengan lekat "mendingan lu kubur rasa itu dalam dalam sebelum lu terluka , karena lu gak tau siapa gua yang sebenar nya " ucap ananta dengan senyum devil nya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR ANNETHA
  • Kisah Sang Remaja (Revisi)
  • psychologycal
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • AROMA YANG MENGIKAT
  • A R S E A N A
  • This Is Me (TIM)
  • For My Daughter
  • FALLING IN LOVE
  • GRIZLEN {On Going}

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines