Sajak Pena

Sajak Pena

  • WpView
    Reads 515
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 6, 2021
Barisan kata untuk seseorang yang berjuang untuk melupakan, maupun yang bangkit dari keterpurukan. seseorang yang dikhianati maupun yang pernah mengkhianati. yang pernah menyakiti maupun disakiti. seseorang yang menunggu tanpa kepastian maupun seseorang yang ingin menjadi benalu kehidupan. Kisah pilu membingungkan juga beberapa pesan untuk menjaga perasaan. Cerita keseharian tentang kenangan yang pernah berkesan. ⚠️CERITA DARI PENGALAMAN ORANG DISEKITAR AUTHOR YANG SUDAH DIIZINKAN UNTUK DIPUBLISH⚠️ Follow and vote gratis kok:"
All Rights Reserved
#110
sebelahtangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Sekali Lagi (End)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Rasa Tanpa Kata
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Khayalku
  • Destiny.

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines